Detik.com News
Detik.com

Rabu, 09/05/2012 17:50 WIB

Cari Sukhoi, Kepala Desa & Polisi Sisir Pelabuhan Ratu

Chazizah Gusnita - detikNews
Cari Sukhoi, Kepala Desa & Polisi Sisir Pelabuhan Ratu
Jakarta - Pesawat Sukhoi Superjet100 rencananya hendak terbang ke Pelabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Seluruh anggota Polres Kabupaten Sukabumi dan para kepala desa menyisir beberapa wilayah untuk mencari kebenaran jatuhnya pesawat bernomor RS 36801 itu.

"Informasinya seperti itu. Tapi tadi kapolsek dan kepala desa masih ngecek. Kalau memang di Pelabuhan Ratu masih wilayah sini. Tapi masih disisir," kata Kapolres Kabupaten Sukabumi, AKBP M Firman, saat dihubungi detikcom, Rabu (9/5/2012).

Sebelumnya Deputi Operasi Basarnas Mayjen Adi Lukmono mengatakan pesawat buatan Rusia tersebut hilang kontak saat turun dari ketinggian 10.000 kaki ke 6.000 kaki.

Pesawat yang berangkat dari Bandara Halim Perdanakusumah itu rencananya hendak terbang ke Pelabuhan Ratu. Namun sekitar pukul 14.50 WIB, pesawat tersebut sudah tak terdeteksi radar.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(gus/nvt)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 22/05/2015 20:11 WIB
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli Ada yang menilai kurang moncernya kinerja tim ekonomi saat ini tak lepas dari kurang optimalnya peran Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Andrinof Chaniago. Kepala Bappenas itu juga dituding banyak memangkas program-program unggulan Presiden Joko Widodo yang tertuang dalam Nawa Cita.
ProKontra Index »

'Bersihkan' Gelar Palsu, Periksa Semua Ijazah Anggota DPR!

Anggota DPR Fraksi Hanura Frans Agung Mula Putra dilaporkan ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) terkait dugaan gelar doktor palsu. Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah bersikap tegas meminta ijazah semua anggota DPR diperiksa. Bila Anda setuju dengan usulan Fahri Hamzah, pilih Pro!
Pro
93%
Kontra
7%