detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Rabu, 16/04/2014 18:42 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Rabu, 09/05/2012 17:50 WIB

Cari Sukhoi, Kepala Desa & Polisi Sisir Pelabuhan Ratu

Chazizah Gusnita - detikNews
Jakarta - Pesawat Sukhoi Superjet100 rencananya hendak terbang ke Pelabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Seluruh anggota Polres Kabupaten Sukabumi dan para kepala desa menyisir beberapa wilayah untuk mencari kebenaran jatuhnya pesawat bernomor RS 36801 itu.

"Informasinya seperti itu. Tapi tadi kapolsek dan kepala desa masih ngecek. Kalau memang di Pelabuhan Ratu masih wilayah sini. Tapi masih disisir," kata Kapolres Kabupaten Sukabumi, AKBP M Firman, saat dihubungi detikcom, Rabu (9/5/2012).

Sebelumnya Deputi Operasi Basarnas Mayjen Adi Lukmono mengatakan pesawat buatan Rusia tersebut hilang kontak saat turun dari ketinggian 10.000 kaki ke 6.000 kaki.

Pesawat yang berangkat dari Bandara Halim Perdanakusumah itu rencananya hendak terbang ke Pelabuhan Ratu. Namun sekitar pukul 14.50 WIB, pesawat tersebut sudah tak terdeteksi radar.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(gus/nvt)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
92%
Kontra
8%