detikcom
Senin, 07/05/2012 22:20 WIB

Geng Motor Rampas Motor Milik Pelajar di Palembang

Taufik Wijaya - detikNews
Palembang - Seorang pelajar SMA, Muhammad Ali (18) di Palembang ditodong oleh geng motor. Penodongan ini dilakukan di kawasan Jakabaring Palembang.

Menurut Ali, berdasarkan laporan polisi bernomor LP/B- 1170/V/2012/SUMSEL/RESTA, penodongan yang dialaminya terjadi di dekat Jambatan Merah Samping Gedung Dekranasda, Jalan Gubernur H Bastari Kelurahan 15 Ulu, Minggu (06/05/2012) sekitar pukul 01.00 WIB.

Saat itu, Ali tengah bersama temannya melintasi lokasi penodongan. Tiba-tiba dari arah belakang datang enam pelaku yang mengendara tiga sepeda motor, layaknya geng motor. Mereka menghadang sepeda motor Ali dari sebelah kiri dan kanan.

Di antara mereka kemudian menodongkan senjata tajam, dan merampas sepeda motor satria FU warna biru dengan plat BG3347JT milik Ali. Akibatnya, Ali yang tercatat sebagai warga Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, ini mengalami kerugian Rp13 juta.

Terhadap aksi tersebut, Kapolresta Palembang Kombes Pol Sabaruddin Ginting melalui Wakasat Reskrim AKP Ibrahim, Senin (07/05/2012) membenarkan telah menerima laporan tersebut. Kini mereka telah menurunkan petugas untuk melakukan penyelidikan.

(tw/mad)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
      50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
      Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
      Gb Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
    ProKontra Index »

    Melawan KPK Jadi Bumerang Buat PKS

    PKS melakukan perlawanan ke KPK dengan akan melaporkan penyidik KPK ke Mabes Polri. Menurut konsultan politik Dimas Oky Nugroho dari Akar Rumput Strategic Political Consulting, aksi PKS ini justru akan menjadi bumerang, kehilangan simpati publik. Lebih baik, PKS tak ikut campur dalam kasus Luthfi Hasan Ishaaq. PKS bisa mencontoh partai lainnya bila berhadapan dengan KPK dengan melakukan pembersihan internal. Bila Anda setuju dengan pernyataan Dimas Oky Nugroho, pilih Pro!
    Pro
    46%
    Kontra
    54%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel