detikcom
Sabtu, 05/05/2012 20:43 WIB

Selesai Diskusi di Kantor AJI, Irshad Manji Dijemput Kapolres Jaksel

Sukma Indah Permana - detikNews
Jakarta - Acara diskusi Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia dengan penulis buku 'Allah, Liberty and Love', Irshad Manji telah selesai. Manji langsung dijemput Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Pol Imam Sugianto.

"Manji dijemput Kapolres Jakarta Selatan. Keduanya naik mobil yang dipakai Manji, Innova. Tadi selesai diskusi Manji langsung digandeng Kapolres Jakarta Selatan," kata Umar Idris, Ketua AJI Jakarta, kepada wartawan di Kantor Aji di Jalan Kalibata Timur, Jakarta Selatan, Sabtu (5/5/2012).

Menurut Umar, Manji tidak dijemput paksa, namun karena memang acaranya sudah selesai. Lagipula ada kelompok yang menentang kehadiran Manji semakin dekat.

"Karena mereka yang tidak suka dengan kegiatan kita di sini semakin dekat. Karena kebetulan acara sudah selesai. Kami tidak tahu dia dibawa ke mana," katanya.

Ketua AJI Indonesia Eko Maryadi puas dengan acara diskusi yang berjalan lancar. Dia berharap situasi tetap terkendali.

"Ya bersyukur acara hari ini lancar, semua kompak, dan Banser sudah mengamankan dengan baik sehingga semua lancar,"katanya.



Ikiti berbagai peristiwa hangat yang terjadi hari ini di "Reportase Sore", Pukul 16.30 WIB, Hanya di TRANS TV

(van/van)





Sponsored Link
Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 17/06/2013 18:39 WIB
    Dirjen KA Tundjung Inderawan Bicara Mental Penumpang dan Seramnya MRT Subway
    Gb Seraya membangun infrastruktur seperti stasiun dan rel kereta api, Kemenhub juga mengkhawatirkan mental penumpang kereta yang belum tertib. Apalagi, teknologi maju kereta bawah tanah bakal dibangun di Jakarta. Kekhawatiran timbul bila perilaku penumpang KA masih timpang dengan teknologi transportasi.
ProKontra Index »

Jokowi Lebih Dahsyat Nyapres di 2019

Dalam berbagai survei, nama Gubernur DKI Jokowi menempati posisi teratas capres potensial 2014. Suara-suara yang menginginkan Jokowi maju menjadi Capres di Pilpres 2014 juga cukup kencang. Tetapi menurut peneliti politik senior LIPI, Siti Zuhro, Jokowi akan lebih kuat jika berkompetisi di Pilpres 2019. Bila Anda setuju dengan Siti Zuhro, pilih Pro!
Pro
34%
Kontra
66%