Sabtu, 05/05/2012 13:25 WIB

Supermoon Bisa Dilihat Sabtu Malam Usai Maghrib

Niken Widya Yunita - detikNews
ilustrasi
Jakarta - Supermoon alias bulan purnama terdekat dengan bumi di langit bisa dilihat di seluruh dunia malam ini. Masyarakat bisa melihatnya usai maghrib waktu setempat.

"Supermoon bisa dilihat mulai maghrib waktu lokal saat matahari terbenam dan bulan terbit di ufuk timur di seluruh bumi," ujar Profesor Riset Astronomi Astrofisika Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), Thomas Djamaluddin, kepada detikcom, Sabtu (5/5/2012).

Djamaluddin mengakui, fenomena yang terjadi mulai malam ini hingga Minggu (6/5) malam ini sangat sukar dilihat oleh masyarakat awam. Namun bagi pengamat astronomi, hal ini bisa terlihat dengan bantuan lensa teleskop.

"Memang masyarakat tentu hanya melihat seperti bulan purnama biasa. Purnama dengan bulan yang terlihat penuh. Namun bagi pengamat yang sering mengamati akan terlihat supermoon-nya," beber dia.

Fenomena supermoon tidak terlepas dari rob. Namun Djamaluddin memastikan tidak perlu mengkhawatirkan hal itu.

"Memang dari segi rob maksimum setiap purnama. Tetapi tidak terlalu dikhawatirkan," kata Djamaluddin.

Dikutip dari space.com pada (30/4) lalu, supermoon nanti malam merupakan jarak Bulan dengan Bumi yang paling dekat di tahun 2012 ini. Saat peristiwa terjadi Bulan akan lebih besar dan lebih terang hingga 16 persen dari rata-rata.

Fenomena ini terjadi karena orbit bulan bukanlah lingkaran sempurna. Pada 28 November mendatang akan terjadi fenomena yang berkebalikan dengan supermoon. Di akhir tahun nanti, saat bulan purnama, bulan sedang berada di titik terjauh dari Bumi. Sehingga Bulan akan tampak kecil dan redup. Supermoon pada tahun lalu terjadi pada 19 Maret.


(nik/gah)



Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    66%
    Kontra
    34%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel