Sabtu, 05/05/2012 00:35 WIB

Rumah Iswahyudi Digeledah, Polisi Temukan Puluhan Butir Peluru

E Mei Amelia R - detikNews
Jakarta - Polisi menemukan puluhan butir peluru dari kediaman Iswahyudi Ashari di Jalan Sanur, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Polisi hingga saat ini masih mencari senjata api yang dikeluarkan Iswahyudi di restoran Cork and Screw Plaza Indonesia pada 19 April lalu.

"Rumah Iswahyudi digeledah, ditemukan puluhan butir peluru," kata Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Toni Harmanto, Jumat (4/5/2012) malam.

Penggeledahan dilakukan dengan disaksikan langsung Iswahyudi. Pengusaha itu dijemput dari kawasan Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan. Selain menggeledah rumah, polisi juga menggeledah mobil Mercedes Benz milik Iswahyudi.

Mobil yang kini diamankan di halaman Mapolda Metro Jaya digeledah selama 45 menit. Tidak ditemukan pistol yang dicari polisi. "Senjata apinya belum ditemukan masih kita lakukan pencarian," ujar Toni.

Usai mengikuti penggeledahan, Iswahyudi langsung digelandang ke Mapolda. Tiba pukul 00.10 WIB, Sabtu (5/5), dia membantah mengeluarkan senjata untuk mengancam karyawan. Menurutnya senjata yang dikeluarkan di meja bartender hanyalah pemantik api.


Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(mei/fdn)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Tak Perlu Arak-arakan Pesta Rakyat Saat Pelantikan Jokowi

Relawan Jokowi-JK akan menggelar pesta rakyat saat pelantikan presiden dan wapres pada 20 Oktober 2014 nanti dimulai dari Semanggi dan berakhir di Monas. Kapolri Jenderal Sutarman menyarankan tidak perlu ada acara arak-arakan seperti itu. "Saya sarankan tidak perlu arak-arakan, saya kira tidak perlu. Mungkin kalau bersyukur, bersyukur berdoa saja, enggak perlu arak-arakan," kata Kapolri. Bila Anda setuju dengan Kapolri, pilih Pro!
Pro
37%
Kontra
63%