Sabtu, 05/05/2012 00:25 WIB

Tiba di Mapolda, Iswahyudi Kembali Bantah Keluarkan Senjata Api

Edward Febriyatri Kusuma - detikNews
Iswahyudi keluarkan senjata di restoran
Jakarta - Iswahyudi Ashari membantah sengaja mengeluarkan senjata api untuk mengancam karyawan restoran Cork and Screw Plaza Indonesia, Bobby Doputty. Dia mengaku hanya mengeluarkan pemantik api yang bentuknya senjata.

"Enggak benar, itu pematik berbentuk senjata," kata Iswahyudi setibanya di Mapolda Metro Jaya pukul 00.10, Sabtu (5/5/2012) dini hari.

Menurutnya pemantik api sengaja dikeluarkan di meja bartender karena dirinya ingin menyalakan rokok. "Saya hanya mau membakar rokok," kilahnya.

Saat ini Iswahyudi dibawa ke ruang reserse kriminal umum Mapolda Metro Jaya. Dia tampak mengenakan kemeja lengan panjang berwarna abu-abu. Sebelumnya Iswahyudi dibawa polisi ke kediamannya di Jalan Sanur, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Sementara itu, Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Toni Harmanto mengatakan Iswahyudi sudah ditetapkan menjadi tersangka. Dia dilaporkan Bobby atas tindakan pengancaman dan perbuatan tidak menyenangkan saat berada di restoran 19 April lalu.



Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(edo/fdn)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Pemprov DKI Larang Aplikasi Taksi Uber

Baru diluncurkan sepekan, aplikasi penghubung taksi Uber langsung mendapat respons negatif dari Pemprov DKI. Alasan pelarangannya, mulai dari tak ada izin, tak ada kantor, tak mengikuti tarif resmi, berpelat hitam sehingga dikhawatirkan merugikan konsumen. Bila Anda setuju dengan Pemprov DKI yang melarang aplikasi taksi Uber, pilih Pro! Bila tidak setuju pelarangan taksi Uber, pilih Kontra!
Pro
89%
Kontra
11%