detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Jumat, 18/04/2014 14:00 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Sabtu, 05/05/2012 00:25 WIB

Tiba di Mapolda, Iswahyudi Kembali Bantah Keluarkan Senjata Api

Edward Febriyatri Kusuma - detikNews
Iswahyudi keluarkan senjata di restoran
Jakarta - Iswahyudi Ashari membantah sengaja mengeluarkan senjata api untuk mengancam karyawan restoran Cork and Screw Plaza Indonesia, Bobby Doputty. Dia mengaku hanya mengeluarkan pemantik api yang bentuknya senjata.

"Enggak benar, itu pematik berbentuk senjata," kata Iswahyudi setibanya di Mapolda Metro Jaya pukul 00.10, Sabtu (5/5/2012) dini hari.

Menurutnya pemantik api sengaja dikeluarkan di meja bartender karena dirinya ingin menyalakan rokok. "Saya hanya mau membakar rokok," kilahnya.

Saat ini Iswahyudi dibawa ke ruang reserse kriminal umum Mapolda Metro Jaya. Dia tampak mengenakan kemeja lengan panjang berwarna abu-abu. Sebelumnya Iswahyudi dibawa polisi ke kediamannya di Jalan Sanur, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Sementara itu, Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Toni Harmanto mengatakan Iswahyudi sudah ditetapkan menjadi tersangka. Dia dilaporkan Bobby atas tindakan pengancaman dan perbuatan tidak menyenangkan saat berada di restoran 19 April lalu.



Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(edo/fdn)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
78%
Kontra
22%