detikcom
Jumat, 04/05/2012 20:50 WIB

Hendak Ditangkap, Iswahyudi Ribut dengan Polisi di Episentrum

Rachmadin Ismail - detikNews
Iswahyudi (Luthfi/detikcom)
Jakarta - Polisi bergerak menjemput Iswahyudi Ashari, pria yang dilaporkan menodong pistol ke pelayan restoran Cork and Screw di Plaza Indonesia. Namun dia dilaporkan melawan. Keributan pun tak terhindarkan.

Kejadian ini berlangsung di Episentrum, Kuningan, Jl HR Rasuna Said, Jaksel, sekitar pukul 20.00 WIB, Jumat (4/5/2012). Saat itu, Iswahyudi baru saja menjadi narasumber di acara TvOne secara live terkait kabar penodongan tersebut.

Iswahyudi tampak mengenakan kemeja putih lengan panjang. Dia didampingi oleh empat orang rekannya.

Berdasarkan kesaksian seorang pengunjung di lokasi, Iswahyudi pulang terlebih dahulu usai acara. Kemudian, dia didatangi dua mobil berisi polisi saat berada di halaman gedung.

Namun, saat hendak ditangkap, Iswahyudi melawan. Dia tak mau dikeler polisi sambil menjelaskan bahwa benda yang dia bawa saat makan di restoran bukan pistol, tapi korek api berbentuk pistol. Hingga pukul 20.40 WIB, keributan dilaporkan masih terjadi.



Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(mad/asy)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Pemprov DKI Larang Aplikasi Taksi Uber

Baru diluncurkan sepekan, aplikasi penghubung taksi Uber langsung mendapat respons negatif dari Pemprov DKI. Alasan pelarangannya, mulai dari tak ada izin, tak ada kantor, tak mengikuti tarif resmi, berpelat hitam sehingga dikhawatirkan merugikan konsumen. Bila Anda setuju dengan Pemprov DKI yang melarang aplikasi taksi Uber, pilih Pro! Bila tidak setuju pelarangan taksi Uber, pilih Kontra!
Pro
63%
Kontra
37%