detikcom

Jumat, 04/05/2012 20:40 WIB

ACI: Tersibuk ke-11 di Dunia, Bandara Soekarno-Hatta Aman

Nograhany Widhi K - detikNews
Jakarta -

Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng menjadi bandara tersibuk nomor 11 di dunia. Kendati demikian, Bandara Soekarno-Hatta dinilai aman dan laik operasi.

Demikian hasil penilaian Airport Council International (ACI) yang sudah melakukan observasi selama 10 hari dari 23 April - 3 Mei 2012, dalam rilis yang dikirimkan PT Angkasa Pura II, Jumat (4/5/2012).

ACI yang mengukur tingkat keselamatan Bandara Soekarno-Hatta, menyatakan bahwa status Bandara Soekarno-Hatta adalah 'clearly safe operate' alias aman dan laik operasi.

Pernyataan akan status tersebut disampaikan oleh John Pottinger, Manager Safety and Operations ACI yang juga merupakan pemimpin tim dalam program Airport Excellence (APEX) in Safety tersebut.

Dijelaskan Pottinger, dalam daftar ACI, Soekarno-Hatta saat ini menempati peringkat 11 bandara tersibuk di dunia dengan jumlah pergerakan penumpang mencapai 51,5 juta pergerakan. Jika dibandingkan dengan pergerakan pada tahun 2010 yang mencapai 43,6 juta, terjadi pertumbuhan sebesar 19 persen pada 2011. Kemudian jika dibandingkan dengan bandara-bandara lainnya, jumlah pertumbuhan di Soekarno-Hatta tersebut menempati urutan teratas.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Utama PT Angkasa Pura II Tri S Sunoko mengatakan, hasil observasi yang dilakukan oleh para tim ahli ACI tersebut semakin menambah keyakinan PT Angkasa Pura II dalam mengelola bandara terbesar di Indonesia tersebut.

”Hasil ACI ini menjadi pimicu semangat kami untuk terus melakukan improvement terhadap safety. Karena komitmen Angkasa Pura II sebagai operator bandara selalu memprioritaskan keselamatan penerbangan dan keselamatan penumpang,” jelasnya.

Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(nwk/fdn)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%