Jumat, 04/05/2012 17:09 WIB

Memulangkan Neneng dari Luar Negeri itu Tidak Mudah

Andri Haryanto - detikNews
Jakarta - Memulangkan Neneng Sri Wahyuni dari persembunyiannya di luar negeri tidak mudah. Ada kedaulatan negara lain yang mesti dihormati. Perlu ada aturan-aturan yang harus dikoordinasikan, sehingga Interpol dilibatkan.

"Pengejaran itu, kita harus mengakui kedaulatan negara lain. Kita tidak bisa seperti yang kita bayangkan, kita kejar di negara orang, tidak seperti itu mekanismenya," kata Kabag Penum Mabes Polri Kombes Pol Boy Rafli Amar di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta, Jumat (4/5/2012).

Boy menjelaskan, seandainya pihak berwenang mengetahui di mana posisi Neneng, tidak serta merta dilakukan penangkapan. "Mohon bisa disadari, bahwa kedaulatan hukum suatu negara harus dihormati," terangnya.

Negara lain juga memiliki perangkat penegak hukum. Jadi mekanismenya, informasi keberadaan yang dicari tetap harus disampaikan ke penegak hukum di negara yang bersangkutan.

"Itu bahan dasar untuk dijadikan kerja sama melalui network Interpol," tuturnya.

Jadi, lanjut Boy, ketika Interpol negara tersebut mendeteksi, kemudian langkah selanjutnya melakukan koordinasi lanjut dengan kerja sama internasional dengan unsur Kemenlu untuk melakukan langkah proaktif.

"Nanti hasilnya itu telah diberikan sinyal dan dapat dibawa ke negara kita," imbuhnya.

Neneng, istri Nazaruddin, telah ditetapkan KPK menjadi tersangka kasus korupsi PLTS. Neneng diduga kuat berada di Malaysia, dekat dengan perbatasan Thailand. Neneng meninggalkan Indonesia sejak pertengahan 2011 lalu, dengan 2 anaknya.

(ndr/nrl)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    63%
    Kontra
    37%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel