Detik.com News
Detik.com
Jumat, 04/05/2012 14:10 WIB

Ternyata, Warga Sipil di Indonesia Boleh Miliki Senjata Api

E Mei Amelia R - detikNews
Ternyata, Warga Sipil di Indonesia Boleh Miliki Senjata Api
Jakarta - Anda warga sipil dan ingin memiliki senjata api? Semuanya mungkin terjadi, asal bisa mendapatkan izin dari polisi. Cara mendapatkan izinnya pun mudah. Tinggal datang saja ke Mabes Polri. Apabila semua syarat dan perizinan dipenuhi, pistol bisa dipegang. Dor!

"Bisa, di Mabes Polri," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Untung S Rajab saat ditanya apakah masyarakat sipil masih bisa mengurus izin kepemilikan senjata api atau tidak, di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (4/5/2012).

Untung mengatakan, masyarakat sipil bisa mengurus izin kepemilikan senjata api dengan syarat dan ketentuan yang berlaku. Namun, lanjutnya, untuk mendapatkan perizinan tersebut harus jelas keperluannya apa memegang senjata api tersebut. Di samping itu, ada ketentuan-ketentuan yang harus dipenuhi si pemohon.

"Apa perlunya, siapa dia, pekerjaannya apa, itu harus jelas," katanya.

Bila sipil masih dipernolehkan memiliki senjata api, berarti SKEP Kapolri bernomor :1117/8/2005 sudah tidak berlaku lagi?

"Kepada siapa dulu, kalau untuk latihan, untuk apa, untuk olah raga atau untuk berburu karena ada aturannya," jawab Kapolda.

Kepemilikan senjata api di kalangan sipil dinilai membahayakan. Alasannya, tidak sedikit pemilik senjata api itu menyalahgunakan kepemilikan senjata api tersebut. Senjata api digunakan untuk gagah-gagahan, menakut-takuti warga dengan mengumbar tembakan dan penodongan dan tidak menutup kemungkinan dipergunakan untuk aksi kejahatan.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(mei/ndr)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 23/02/2015 10:27 WIB
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif Wakil Kapolri Komjen Badrodin Haiti diusulkan Presiden Jokowi menjadi calon Kapolri. Komjen Badrodin mengakui masih banyak perbaikan yang perlu dilakukan di jajaran Polri. Dia juga dengan besar hati mengakui masih banyak penyimpangan yang perlu ditertibkan. Apa saja?
ProKontra Index »

MA Harus Turun Tangan Setop 'Sarpin Effect'!

Putusan hakim PN Jaksel Sarpin Rizaldi yang memperbolehkan status tersangka jadi materi gugatan praperadilan berpotensi menimbulkan kekacauan hukum di Indonesia. "MA harus menyetop. Segera batalkan putusan Sarpin. Kalau tidak, semua tersangka akan melakukan hal yang sama," jelas FH Unsoed Purwokerto, Prof Dr Hibnu Nugroho. Bila Anda setuju dengan Prof Hibnu, pilih Pro!
Pro
93%
Kontra
7%