detikcom
Jumat, 04/05/2012 00:49 WIB

Tewas Dikeroyok Warga, Keluarga Bantah Cristoppel Maling Jemuran

Hendrik - detikNews
Jakarta - Cristoppel P. Gasperz alias Tell (45) korban tewas yang dikeroyok warga Sidomukti, Depok Jabar, karena dituduh mencuri jemuran dibantah pihak keluarga. Menurut Adik korban, Dayan Riad Gasperz, kakaknya ialah pebisnis dan penjual pulsa.

"Dia itu pebisnis, punya usaha agen pulsa ponsel di beberapa tempat, seperti di Pasar Minggu dan Depok. Mana mungkin curi jemuran," ujar Daya di Mapolsek Sukmajaya, Jalan Kebahagian Raya No. 1, Kota Depok, Jawa Barat, Kamis (3/5/2012).

Daya, menduga ada motif lain yang menyebabkan kakaknya tewas diekroyok warga. Ia menambahkan, kakaknya memang sering main ke daerah tersebut karena banyak temannya.

"Saya menduga ada sebab lain. Saya tahu dari cerita teman-teman saya, Tello memang sudah sering main ke situ,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, Cristoppel P Gasperz (45), anggota komunitas Ambon itu, ditemukan tewas di Kampung Sidomukti, Sukamaju, Cilodong, Depok, Selasa (2/5/) dini hari. Informasi yang dikumpulkan, penjual pulsa HP tersebut dituduh mencuri jemuran.

Pada Kamis siang (3/5/2012) Daya, dengan teman sekampungnya dari Kota Ambon di Jakarta dan Kota Depok, mendatangi Mapolsek Sukmajaya untuk menanyakan kerja kepolisan dari kasus pengeroyokan Tello. Mereka menuntut kasus tersebut diusut dan pelakunya diproses hukum.

“Tidak ada alasan kalau warga ataupun massa tidak bisa diproses hukum. Kalau begitu, kami pun akan main masa untuk mencari keadilan sendiri,” tegas Daya gusar.

Polsek Sukmajaya sempat tegang, puluhah polisi bersenjat sempat disiagakan. Numun, setelah massa komunitas Ambon diterima dan berdialog dengan Kapolsek Sukmajaya AKP Fitria Mega, suasan mencair. Fitria Mega berjanji menyelidiki hingga tuntas kasus ini.

“Kami akan menuntaskan kasus ini. tapi semua harus bersabat. Nanti kita cari bagaimana cerita sebenarnya,” ujar Fitria kepada detikcom.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(rvk/rmd)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
68%
Kontra
32%