detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Kamis, 17/04/2014 07:52 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Rabu, 02/05/2012 14:16 WIB

Dirjen P2PL Kemenkes: Ada 4 Kesan Mendalam tentang Almarhumah Endang

Nograhany Widhi K - detikNews
Jakarta - Sebagai bawahan mantan Menteri Kesehatan Endang R Sedyaningsih, Dirjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) di Kemenkes, Prof Tjandra Yoga Aditama SpP(K), memiliki kesan mendalam tentang Endang. Ada 4 kesan yang mendalam. Apa saja?

"Innalillahi wainnailaihi roji'un. Telah wafat, Ibu Dr Endang Rahayu Sedyaningsih, pada 2 Mei 2012 pukul 11.41 WIB. Untuk saya pribadi, ada 4 kesan mendalam tentang almarhumah," jelas Prof Tjandra Yoga dalam rilis yang diterima, Rabu (2/5/2012).

4 Kesan yang mendalam itu adalah:

1) Almarhumah amat menguasai Ilmu Kesehatan Masyarakat yang menjadi tanggung jawabnya sebagai Menteri Kesehatan. Penguasaan ilmu ini didasari pada 3 hal utama :
a. Latar belakang pendidikan sebagai dokter dan Doktor
b. Kebiasaan membaca berbagai jurnal dan publikasi ilmiah, walaupun di tengah kesibukan sebagai menteri
c. Pengalaman panjangnya dalam pekerjaan di lingkungan kesehatan sejak awal bekerja lebih dari 30 tahun yang lalu.

2) Ketaatannya pada aturan yang ada. Dalam berbagai arahan beliau selalu menekankan agar semua dilakukan sesuai dengan aturan yang ada. Dalam semua kegiatan di Kementerian Kesehatan maka semua selalu dilakukan dengan aturan perundangan yang ada.

3) Sebagai pimpinan, Endang sangat menjaga hubungan baik yang humanis dengan para stafnya. Keramahan dan senyuman selalu dia jaga, dengan tetap memegang prinsip hubungan kerja amat sehat dan produktif dalam organisasi Kementerian Kesehatan.

4) Tjandra mengenal almarhumah sejak sebelum Endang menjadi Menteri, sejak sama-sama menangani kasus berbagai penyakit waktu dirinya masih kerja di RS dan Endang di Badan Penelitian dan Pengembangan Departemen Kesehatan. Lalu keduanya sama-sama menjadi pejabat eselon 2 di Departemen Kesehatan. Bahkan si bangku kuliah, Endang adalah kakak kelas Tjandra.

"Sebagai pribadi, kesan mendalam saya bahwa Almarhumah adalah orang yang baik hati, dan ini amat terasa bagi saya. Dan menurut saya kebaikan hati Almarhumah terpancar dari lubuk hati beliau," kenang Tjandra.

Jasad Menkes hingga pukul 14.10 WIB sudah diberangkatkan ke rumah duka di Duren Sawit dan disemayamkan sampai besok. Dan pada 3 Mei besok pada pukul 06.30 WIB akan diberangkatkan ke kantor Kemenkes dan disemayamkan di ruang Leimena, dan pada 09.00 WIB diberangkatkan ke pemakanan San Diego Hills.


Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(nwk/vta)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
84%
Kontra
16%