Rabu, 02/05/2012 02:14 WIB

Polresta Denpasar Grebek Toko Penjual Alat Bantu Seks Ilegal

Gede Suardana - detikNews
Denpasar, - Sebuah toko yang menjual alat bantu seks di Jalan Ceningan Sari, Denpasar, digrebek polisi. Dari tempat ini petugas juga mengamankan barang bukti berupa jamu kuat yang tidak dilengkapi dengan izin.

Alat bantu seks yang dijual harganya mulai dari Rp 100 ribu hingga Rp 300 ribu. Modusnya, barang-barang ini diiklankan kemudian proses transaksi melalui telepon dan barang diantarkan ke rumah pemesan.

“Dalam penggrebekan kemarin malam kita amankan dua orang, pemiliknya masing-masing inisial LH dan AH, keduanya kakak beradik,” kata Kasubag Humas Polresta Denpasar, AKP IB Sarjana, di Mapolresta Denpasar, Jalan Gunung Sanghyang, Denpasar, Selasa (1/5/2012).

Polisi menggrebek toko ini karena tidak memiliki izin edar dari instansi terkait. Berdasarkan keterangan pemilik, barang-barang tersebut dipesan dari Surabaya.

Konsumennya sebagian besar adalah masyarakat umum. Pelaku terancam hukuman dengan ancaman 7 tahun penjara sesuai pasal 196 dan atau pasal 197 UU No 36 tahun 2009 tentang kesehatan.

“Saat ini keduanya sudah ditahan, untuk lebih pastinya kasusnya masih kita kembangkan lagi,” pungkas dia.



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.30 WIB

(gds/rmd)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Motor akan Dilarang Melintas di Jalan Protokol Jakarta

Pada Desember 2014 mendatang motor tidak diperbolehkan untuk melintas di Bundaran HI hingga Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Rencananya motor akan dilarang di semua jalan protokol yang ada di Jakarta. Bila Anda setuju dengan kebijakan Pemprov DKI ini, pilih Pro!
Pro
34%
Kontra
66%