Selasa, 01/05/2012 22:35 WIB

Agung Laksono: Menkes Sudah Tidak Sadarkan Diri Sejak Sore

Muhammad Taufiqqurahman - detikNews
Jakarta - Kesehatan Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih di RSCM dikabarkan semakin buruk. Bahkan, Endang sudah tidak sadarkan diri sejak sore hari.

"Melihat keadaan sudah dalam keadaan tidak sadar dari sore. Kondisinya terus turun tapi masih bertahan," ujar Menkokesra Agung Laksono di RSCM, Salemba, Jakarta Pusat, Selasa (1/5/2012).

Agung pun mendoakan yang terbaik buat Endang selama masa pengobatannya.

"Meski dirawat, perhatian beliau pada tugasnya tetap tinggi," terangnya.

Agung menambahkan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) telah diberitahukan mengenai kondisi terkini dari Endang.

"Sudah dihubungi melalui stafnya," kata Agung.

Tidak hanya Agung yang menjenguk Endang, Menteri Perumahan Rakyat, Djan Farid, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhammad Nuh, ikut menjenguk kondisi Endang di gedung Kencana RSCM.



Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(fiq/rmd)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Tak Perlu Arak-arakan Pesta Rakyat Saat Pelantikan Jokowi

Relawan Jokowi-JK akan menggelar pesta rakyat saat pelantikan presiden dan wapres pada 20 Oktober 2014 nanti dimulai dari Semanggi dan berakhir di Monas. Kapolri Jenderal Sutarman menyarankan tidak perlu ada acara arak-arakan seperti itu. "Saya sarankan tidak perlu arak-arakan, saya kira tidak perlu. Mungkin kalau bersyukur, bersyukur berdoa saja, enggak perlu arak-arakan," kata Kapolri. Bila Anda setuju dengan Kapolri, pilih Pro!
Pro
37%
Kontra
63%