Selasa, 01/05/2012 16:48 WIB
May Day di Lampung Ricuh, Seorang Mahasiswa Terluka
Bentrok berawal ketika ratusan masa yang mengatasnamakan Gerakan Rakyat Lampung (GRL) berbaris mendekat pintu masuk Kantor Gubernur Lampung. Namun, massa tidak bisa mendekat karena dijaga barisan aparat Satpol PP. Massa berhenti dan hanya berorasi dan meneriakkan ye-yel melalui pengeras suara.
Tiba-tiba terjadi saling dorong antar pendemo dan Satpol PP. Dorong-dorongan memanas dan terjadi saling pukul dan menendang. Pendemo yang merasa terdesak pun memukulkan bambu bendera ke arah
Satpol PP. Aparat makin kuat mendesak dan menyerang pendemo. Beberapa pengunjuk rasa berlarian meninggalkan barisan.
Massa terprovokasi ketika melihat ada seorang Satpol PP mengeluarkan pisau atau sangkur. Pendemo menunjuk-nunjuk anggota Satpol PP itu agar diamankan. Kemudian, dia diamankan dan dibawa masuk ke dalam kantor gubernur.
Satu mahasiswa, Isnan Subkhi, luka akibat bentrok dengan Satpol PP. Luka tergores yang cukup panjang di bagian kening. "Belum bisa dipastikan kena pisau atau kena bambu," kata dia.
Akibat bentrok tersebut, penjagaan kantor gubernur diganti oleh polisi anti huru hara dengan memakai tameng dan helm. Satpol PP dipindahkan ke bagian belakang polisi.
GRL yang terdiri dari 14 organisasi buruh, mahasiswa, dan petani ini memulai aksi di Bundaran Adipura dan berjalan kaki menuju Kantor Dinas Tenaga Kerja Bandar Lampung dan berakhir di kantor gubernur. Sepanjang jalan, masa meneriakkan yel yel dan nyanyian melalui pengeras suara.
Buruh di Lampung menuntut agar pemerintah menghapuskan pola kerja outsourching. "Pemerintah harus menutup perusahaan yang menyalurkan tenaga kerja outsourching karena lebih merugikan para buruh," kata salah satu aktivis buruh, Rifki Indrawan.
GRL juga meminta agar pemerintah tidak lagi menyetujui upah murah bagi buruh. Upah minumum di Lampung masih jauh dari standar kelayakan dan tidak sampai Rp 900 ribu.
(try/try)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Ini Instruksi SBY Terkait Masalah Gunung Padang dan Lumpur Lapindo
824 share this. -
Uang Fathanah Mengalir ke 20 Wanita, Sefti: Yang Penting Bapak Sudah Tobat
673 share this. -
Puluhan Ribu Warga Palembang Saksikan Jembatan 'Ampera Berwarna'
657 share this. -
Korban Diperkosa Geng Motor Klewang Karena Tak Bayar 'Pajak Preman'
649 share this. -
Rekening Gendut Aiptu LS, Berapa Gaji Normal Polisi Berpangkat Aiptu?
643 share this.
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru
Indeks Berita ยป
-
Minggu, 19/05/2013 17:28 WIB
Anggota Geng Motor Penikam Jurnalis Trans TV Ditangkap Polisi
-
Minggu, 19/05/2013 17:28 WIB
Tiga Orang Anggota Geng Motor Pembunuh Nur Rohman Diringkus
-
Minggu, 19/05/2013 17:26 WIB
Kala Aktivis Ikut Berebut Kursi Menuju Parlemen
-
Minggu, 19/05/2013 17:20 WIB
Forum CAPDI
Tari Pakarena Sambut PM Kamboja Hun Sen di Makassar
-
Minggu, 19/05/2013 17:16 WIB
Hari ke-216 Jokowi
16 RS Swasta Mundur dari KJS, Ahok: Mungkin Mau Untung Besar
-
Minggu, 19/05/2013 15:38 WIB
Sefti: Yang Rp 10 Juta Saja Hubungan Intim, Apalagi yang Ratusan Juta
-
Minggu, 19/05/2013 16:20 WIB
Fathanah Ditahan, Sefti Main Sinetron Striping 100 Episode
-
Minggu, 19/05/2013 17:11 WIB
16 RS Swasta Mundur dari KJS, Ahok: Mungkin Mau Untung Besar
-
Minggu, 19/05/2013 16:19 WIB
Ini 16 RS Swasta di DKI yang Mundur dari Pelayanan KJS
-
Minggu, 19/05/2013 16:37 WIB
Sefti Pernah Diminta Fathanah Beri Paket ke LHI
-
Minggu, 19/05/2013 17:03 WIB
Sebelum Menikah, Sefti Mengenal Fathanah Sebagai Orang Baik
-
Minggu, 19/05/2013 14:38 WIB
Ditanya Arti Pustun Fathanah, Sefti Pusing Sendiri
-
Minggu, 19/05/2013 16:01 WIB
Ahok Soal Mei 1998: Mari Kita Maafkan, Tapi Keadilan Harus Ditegakkan
-
451 Komentar
-
305 Komentar
-
230 Komentar
-
226 Komentar
-
220 Komentar
-
210 Komentar
-
208 Komentar
-
201 Komentar
-
Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
ProKontra
Index »
Melawan KPK Jadi Bumerang Buat PKS
Pro
Kontra
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,833.000
- Rp .000
MustRead
close
-
Minggu, 19/05/2013 11:49 WIB
Polisi Depok Tangkap 66 Orang Geng Motor, Termasuk 5 Siswi
-
Minggu, 19/05/2013 11:05 WIB
Ketika Ketua Komnas HAM Ditanya Andai Jadi Jokowi Soal Waduk Pluit
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer

.gif)





_5.gif)



Namanya Markamah. Semangat perempuan berusia 46 tahun ini tak pernah padam untuk menyalakan lilin pendidikan di tempat-tempat marjinal. Mulai dari memberantas buta huruf di Marunda, mengajar anak-anak PSK di Jakarta Barat hingga kini menjalankan roda sekolah semi permanen yang dikepung pabrik.
Prinsip Sun Tzu dalam bukunya The Art of War, “Pertahanan Terbaik adalah Menyerang” nampaknya sedang diadopsi oleh PKS saat terjepit berhadapan dengan kasus hukum di KPK. Upaya perlawananoleh PKS yaitu melaporkan sejumlah penyidik dan jubir KPK kepada Kepolisian.
