Detik.com News
Detik.com
Selasa, 01/05/2012 16:13 WIB

Bekal Buruh Saat Demo, Dari Komputer Tablet Sampai Air Minum

M Iqbal - detikNews
Bekal Buruh Saat Demo, Dari Komputer Tablet Sampai Air Minum Buruh dan komputer tabletnya (Iqbal/ detikcom)
Jakarta - Ada-ada saja yang terjadi saat demonstrasi berlangsung, dari tuntutan aksi sampai bekal bawaan yang dibawa para pendemo. Kali ini para pendemo yang memperingati May day, tidak saja membekali diri dengan air minum, tapi juga komputer tablet!

Pemandangan itu tampak saat masa aksi dari Gabungan Serikat Buruh Indonesia (GSBI) dan Gabungan Serikat Pekerja Manufktur Independen Indonesia (GSPMII) bergerak mendekati Istana Presiden pukul 14.00 WIB.

Tiba di depan Istana Presiden, pendemo yang berjumlah 1000-an buruh itu berdemo dengan menunjukan ekspresi yang berbeda. Salah seorang buruh yang mengenakan topi dan kaos hitam, tampak kegirangan merekam kegiatan rekan-rekannya dengan video di perangkat komputer tabletnya. Saat yang lain mengacungkan bendera dan poster tuntutan, buruh nyentrik ini berjalan-jalan mengabadikan moment peringatan Mayday.

Selain aksi buruh komputer tablet tadi, diantara keriuhan demonstrasi tampak juga tiga orang melakukan aksi teatrikal. Dua di antara mereka tak mengenakan baju, justru mencoret tubuhnya dengan cat biru bertuliskan, "Jangan Rampas Tanah Petani".

Buruh lainnya tampak membawa beberapa poster bergambar karikatur SBY dan Muhaimin Iskandar. Dalam karikatur, buruh menggambarkan SBY tengah pusing memikirkan , dan Muhaimin Iskandar digambarkan sebagai musuh kaum buruh.

Hingga menjelang sore ini gelombang massa aksi kaum buruh terus bertambah mengepung Istana Presiden. Sementara, ribuan aparat polisi bersiap dengan tameng dan water canon.


Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(gah/gah)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%