Selasa, 01/05/2012 09:32 WIB

Ingin Bertemu 4 Anak, Warga AS Surati Presiden SBY

Gede Suardana - detikNews
Denpasar - Prahara rumah tangga warga AS Eli Gattenio dan WNI Sari Soraya Ruka makin pelik. Perebutan empat orang anaknya menjadi kisah yang rumit. Sang ayah, Eli pun bersurat kepada Presiden SBY agar bisa dipertemukan dengan anak-anaknya.

Keempat anak mereka, yakni Indigo Gattenio (12), si kembar Hope dan Joy (10), serta Nadia (4) dibawa mantan istrinya, Sari Soraya Ruka, ke Jakarta tanpa seizinnya, pada 28 Februari 2012. Saat itu, Eli ditangkap Polda Metro Jaya atas tuduhan kejahatan cyber crime atas laporan mantan istrinya.

"Saya dan keempat putri yang saya dicintai sudah berpisah selama 70 hari," kata Eli sambil terisak di kediamannya di Jl Kunti, Kuta, Selasa (1/5/2012).

Menurut Eli, keempat putrinya kini putus sekolah. Selain itu, keempat anak tersebut juga kini berada di safe house RPTC milik Departemen Sosial di wilayah Taman Mini, Jakarta Timur.

Sejak saat itu, Eli tak bisa menemui keempat anaknya. "Saya sudah bolak-balik ke Jakarta sampai empat kali tapi hasilnya nihil. Saya tidak punya akses untuk bertemu anak-anak," ujar Eli sambil menangis.

Eli menuturkan, anaknya sudah sangat ingin untuk pulang ke Bali untuk bertemu dan berkumpul kembali dengannya. "Anak saya Indigo, lewat twitternya katakan ingin segera pulang ke Bali untuk bertemu bapaknya dan kembali sekolah. Dia juga bilang sudah putus asa dan bilang benci berada di Jakarta,"kata Eli.

(gds/nrl)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 21/05/2013 11:43 WIB
      15 Tahun Reformasi
      Emha Ainun Nadjib: Reformasi Itu Omong Kosong
      Gb Budayawan Emha Ainun Nadjib berada di pusaran arus perubahan kekuasaan 1998. Dia adalah salah satu tokoh yang dengan lantang meminta Presiden Soeharto mengundurkan diri dari jabatannya. Tapi reformasi yang terjadi sampai saat ini, kata dia, palsu belaka. Mengapa?
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    89%
    Kontra
    11%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel