detikcom
Senin, 30/04/2012 22:14 WIB

4 WNA Terdampar di Sebuah Pulau di Makassar

Muhammad Nur Abdurrahman - detikNews
Makassar, - Empat warga negara asing (WNA) yang sedang berlayar dengan menggunakan perahu terdampar di pulau Pandangan, sekitar 52 mil dari Makassar. WNA ini terdampar setelah perahunya mengalami kerusakan.

Keempat WNA tersebut adalah dua WNA asal Inggris, yakni Andrew Jennings (37 tahun) dan David Hodkinson (32 tahun), serta dua WNA asal Australia, yakni Robert Azopadis (51 tahun) dan Lisa Chamberlain (21 tahun). Mereka terpaksa dievakuasi oleh tim Basarnas Makassar karena baling-baling perahunya mengalami kebocoran.

Keempat WNA tersebut diketahui sedang melakukan pelayaran dari Filipina menuju Timor Leste dan Australia,

Tim evakuasi dari Basarnas Makassar langsung bergerak saat mendapatkan informasi dari Pusat Data dan Informasi Basarnas pusat terkait adanya kapal yang mengalami kebocoran di posisi dengan titik koordinat 04 derajat 48 menit Lintang Selatan - 118 derajat 47 menit Bujur Timur ini.

"Saat ditemukan, posisi perahu layar berbahan fiberglass ini tidak jauh dari info awal yang didapatkan tim kami, yakni 04 derajat 45 menit Lintang Selatan dan 118 derajat 59 menit Bujur Timur, sekitar pukul 17.10 WITA, dari hasil pemeriksaan perahu yang memiliki nama Australian Maid mengalami kerusakan di As Propheler yang menyebabkan kebocoran perahu," ujar Kepala Basarnas Makassar Roki Asikin kepada detikcom, Senin (30/4/2012).

Saat dievakuasi, keempat bule petualang ini dalam kondisi sehat. Mereka berhasil dievakuasi hingga di Pelabuhan Hatta, Makassar, sekitar pukul 21.00 WITA. Perahu yang mereka gunakan juga dibawa ke pelabuhan Hatta untuk dilakukan perbaikan, sebelum para bule ini melanjutkan petualangan baharinya.

(mna/nvc)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
      50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
      Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
      Gb Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
    ProKontra Index »

    Melawan KPK Jadi Bumerang Buat PKS

    PKS melakukan perlawanan ke KPK dengan akan melaporkan penyidik KPK ke Mabes Polri. Menurut konsultan politik Dimas Oky Nugroho dari Akar Rumput Strategic Political Consulting, aksi PKS ini justru akan menjadi bumerang, kehilangan simpati publik. Lebih baik, PKS tak ikut campur dalam kasus Luthfi Hasan Ishaaq. PKS bisa mencontoh partai lainnya bila berhadapan dengan KPK dengan melakukan pembersihan internal. Bila Anda setuju dengan pernyataan Dimas Oky Nugroho, pilih Pro!
    Pro
    46%
    Kontra
    54%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel