detikcom
Senin, 30/04/2012 21:26 WIB

Wali Kota Semarang Bantah Terlibat Kasus Penyuapan Anggota DPRD

Sukma Indah Permana - detikNews
Ilustrasi
Jakarta, - Penyidikan kasus penyuapan yang menyeret Wali Kota Semarang, Soemarmo HS, terus berlanjut dengan pemeriksaan tersangka. Soemarmo sendiri membantah tuduhan penyuapan anggota DPRD Kota Semarang tahun 2011-2012 yang ditujukan kepadanya.

Hari ini, Soemarmo menjalani pemeriksaan sebagai tersangka di Gedung KPK, Jl Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan. Pemeriksaan berlangsung selama 8 jam.

"Klien kami punya bukti-bukti untuk membantah terlibat dalam kasus ini. Bukti berupa saksi dan surat-surat," ujar pengacara Soemarmo, Sapar A Sitinjak, usai mendampingi pemeriksaan kliennya, Senin (30/4/2012).

Ketika ditanya wartawan mengenai kemungkinan munculnya tersangka baru, Sapar enggan berkomentar banyak. Yang jelas, penyidikan kasus Soemarmo masih akan dilanjutkan.

Kasus yang menjerat Soemarmo ini merupakan pengembangan dari kasus suap yang menjerat anak buahnya, Sekretaris Daerah Kota Semarang Akhmat Zaenuri. Zaenuri sendiri tertangkap tangan memberikan suap berupa uang kepada dua anggota DPRD Kota Semarang, Agung Purno Sarjono (Fraksi PAN) dan Sumartono (Fraksi Demokrat), pada 24 November 2011.

Mereka ditangkap KPK bersama uang dugaan suap Rp 40 juta. Uang itu tersimpan dalam puluhan amplop dengan jumlah bervariasi antara Rp 1,7 juta sampai Rp 4 juta. Uang itu diduga untuk memulusan pembahasan program Tambahan Pengahasilan Pegawai pada APBD 2012 senilai Rp 100 M.

Pada 24 April lalu, Zaenuri dihukum 1,5 tahun penjara dan denda Rp 50 juta subsider 2 bulan karena terbukti menyuap dalam pembahasan RAPBD Kota Semarang 2012.

Sedangkan Seomarmo sendiri ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK dan ditahan di rutan Cipinang sejak 30 Maret lalu.


Disiksa dan Tidak Digaji Selam 15 Bulan, 2 PRT di Medan Kabur Dari Rumah Majikannya. Simak Selengkapnya di "Reportase Pagi Akhir Pekan", pukul 04.30 - 05.30 WIB Hanya di TransTV

(nvc/nvc)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    58%
    Kontra
    42%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    • Rp .000
    • Rp .000