Senin, 30/04/2012 13:32 WIB

Vatikan Kecam Serangan Teroris di Kenya & Nigeria

Rita Uli Hutapea - detikNews
Ilustrasi
Roma, - Pihak Vatikan mengecam serangan-serangan teroris terhadap umat Kristen di Kenya dan Nigeria yang merenggut 21 nyawa. Vatikan pun menyerukan pengendalian diri atas lingkaran kekerasan tersebut.

"Serangan teroris baru di Kenya dan Nigeria saat perayaan Kristen tersebut merupakan perbuatan mengerikan dan tercela," ujar juru bicara Vatikan Federico Lombardi seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (30/4/2012).

"Kita harus mendorong seluruh penduduk untuk tidak menyerah pada godaan untuk jatuh ke lingkaran keji kebencian yang membunuh," imbuh Lombardi.

Para penyerang bersenjata api dan bom-bom melancarkan serangan saat kebaktian gereja di sebuah universitas Nigeria pada Minggu, 29 April lalu dan menewaskan sekitar 20 orang. Belum ada pihak yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan itu. Namun serangan-serangan serupa sebelumnya dilakukan oleh kelompok ekstrem Boko Haram.

Kemudian dalam serangan terpisah di Nairobi, Kenya, seorang pria meledakkan granat saat misa gereja. Seorang jemaat tewas dalam serangan itu. Juga tak ada pihak yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Namun Nairobi telah berulang kali diguncang ledakan-ledakan bom sejak akhir 2011 lalu. Pemerintah Kenya menuding kelompok militan Somalia, Shebab yang terkait Al-Qaeda mendalangi serangan-serangan tersebut.



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(ita/vta)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Tak Perlu Arak-arakan Pesta Rakyat Saat Pelantikan Jokowi

Relawan Jokowi-JK akan menggelar pesta rakyat saat pelantikan presiden dan wapres pada 20 Oktober 2014 nanti dimulai dari Semanggi dan berakhir di Monas. Kapolri Jenderal Sutarman menyarankan tidak perlu ada acara arak-arakan seperti itu. "Saya sarankan tidak perlu arak-arakan, saya kira tidak perlu. Mungkin kalau bersyukur, bersyukur berdoa saja, enggak perlu arak-arakan," kata Kapolri. Bila Anda setuju dengan Kapolri, pilih Pro!
Pro
36%
Kontra
64%