detikcom
Sabtu, 28/04/2012 16:44 WIB

Warga Kulonprogo Tewas Ditabrak Moge

Bagus Kurniawan - detikNews
Yogyakarta - Tiga orang warga Kabupaten Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) ditabrak konvoi motor gede (moge). Satu orang tewas dan dua orang mengalami luka sehingga harus menjalani perawatan di rumah sakit.

Korban tewas adalah Parlan Hadi Pranoto (75), Warga Depok, Kecamatan Panjatan. Sedangkan korban luka dan dirawat di RS Bethesda adalah keponakan korban Petrus Kusumo (50). Sedangkan satu korban lagi adalah Ervina Mulatsih (28), warga Dusun Kliripan, Desa Hargorejo, Kecamatan Kokap. Ervina mengalami patah tulang pada kaki kanan dan kepala kanan.

Berdasarkan data yang dihimpun detikcom di lapangan, Sabtu (28/4/2012), kedua korban mengalami tabrakan di daerah jalur Jalan Wates-Purworejo, Kulonprogo di daerah Sogan dan Demen Temon. Korban tabrakan dengan konvoi moge yang hendak menghadiri acara Akbar Jogja Bike Rendezvous (JBR) pada 28-29 April 2012 di Jogja Expo Center (JEC) Jogja.

Kecelakaan yang mengakibatkan tewasnya Parlan terjadi pada Kamis 26 April 2012. Sedangkan yang dialami Ervina terjadi hari Jumat 27 April kemarin.

Kecelakaan yang dialami Parlan dan Petrus melibatkan dua moge dan satu motor Mio warna hitam nopol AB 2637 QC. Setelah itu terjadi lagi kecelakaan antara moge lagi dengan sepeda motor Honda Supra Fit nopol AB 3109 BL yang dikendari Ervina.

Korban Parlan saat ini sudah dimakamkan oleh pihak keluarga. Sedangkan dua korban lagi masih dirawat di rumah sakit. Meski moge yang mengalami kecelakaan sudah diamankan di Mapolres Kulonprogo mengenai peristiwa itu.

Dua pengendara moge yang mengalami kecelakaan berinisial H dan DD warga Bekasi dan Bandung. Mereka berjalan dari arah barat menuju Yogya untuk menghadiri acara tahunan tersebut.


(bgs/aan)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Twitter Recommendation
    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
      50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
      Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
      Gb Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
    ProKontra Index »

    Melawan KPK Jadi Bumerang Buat PKS

    PKS melakukan perlawanan ke KPK dengan akan melaporkan penyidik KPK ke Mabes Polri. Menurut konsultan politik Dimas Oky Nugroho dari Akar Rumput Strategic Political Consulting, aksi PKS ini justru akan menjadi bumerang, kehilangan simpati publik. Lebih baik, PKS tak ikut campur dalam kasus Luthfi Hasan Ishaaq. PKS bisa mencontoh partai lainnya bila berhadapan dengan KPK dengan melakukan pembersihan internal. Bila Anda setuju dengan pernyataan Dimas Oky Nugroho, pilih Pro!
    Pro
    46%
    Kontra
    54%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel