Detik.com News
Detik.com
Jumat, 27/04/2012 22:56 WIB

Keributan di Rumah Bordil di Makassar, Mucikari Ditikam Pelanggan

Muhammad Nur Abdurrahman - detikNews
Keributan di Rumah Bordil di Makassar, Mucikari Ditikam Pelanggan ilustrasi
Jakarta - Sebuah keributan terjadi di sebuah rumah bordil, di jalan Veteran Selatan, kel. Maradekaya, Makassar, sekitar pukul 21.30 WITA malam ini (27/4/2012). Rence, sang mucikari ditikam oleh Yunus, yang merupakan pelanggannya sendiri.

Kapolsek Makassar Kompol Iwan Limba, yang ditemui wartawan di Mapolsek Makassar, di jalan Kerung-kerung, menuturkan keributan dipicu saat pelaku terlibat cekcok sehabis berkencan dengan PSK di rumah bordil tersebut. Pelaku emosi karena merasa belum dipuaskan birahinya oleh sang PSK yang sudah ia bayar Rp 150 ribu.

"PSK itu marah dan minta tambah Rp 100 ribu lagi karena berulang-ulang minta dilayani oleh pelaku, PSK itu kemudian melapor ke mucikarinya, akhirnya mereka berkelahi di rumah itu," ujar Iwan.

Yunus sempat diancam ketapel panah oleh sang mucikari dan kawan-kawannya. Merasa nyawanya terancam, Yunus pun lari menuju mobilnya untuk mengambil badik. Yunus yang berprofesi sebagai sopir ini berhasil menancapkan badiknya di tubuh Rence.

"Setelah menikam korbannya, pelaku berusaha lari, namun berhasil diringkus aparat, sementara sang korban terpaksa dilarikan ke RSPAD Pelamonia," ungkap Iwan.


Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(mna/van)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Segera Revisi PP Ganti Rugi Salah Tangkap Rp 1 Juta!

Ganti rugi Rp 1 juta bagi korban salah tangkap dinilai sudah tidak layak lagi. Ahli pidana UII Dr Mudzakkir mengatakan PP No 27 Tahun 1983 memuat ketentuan yang sudah tidak sesuai lagi dengan keadaan sekarang. Untuk itu, Dr Mudzakkir mengusulkan PP itu harus diubah dan memasukkan ganti rugi sesuai dengan kurs terkini. Bila Anda setuju dengan usulan Dr Mudzakkir, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%