detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Jumat, 18/04/2014 06:06 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Jumat, 27/04/2012 14:59 WIB

Bercinta dengan Pelacur Bawah Umur, Eks Kepala Sekolah Singapura Dibui

Rita Uli Hutapea - detikNews
Ilustrasi
Singapura, - Seorang mantan kepala sekolah Singapura hari ini divonis penjara atas dakwaan berhubungan seks dengan pelacur di bawah umur. Pria Singapura berumur 39 tahun itu dijatuhi hukuman penjara 9 pekan.

Dalam persidangan di pengadilan Singapura, Lee Lip Hong mengaku bersalah atas dakwaan berhubungan seks dengan gadis berumur 17 tahun. Hong pun menerima putusan tersebut.

"Dia tidak mengajukan banding dan dia mulai menjalani hukumannya hari ini," kata pengacara Hong, Melanie Ho, kepada kantor berita AFP, Jumat (27/4/2012).

Hong termasuk di antara 48 pria yang ditangkap dalam operasi yang dilancarkan kepolisian Singapura beberapa waktu lalu. Mereka semua ditahan karena berhubungan seks dengan pelacur di bawah umur. Dari 48 pria tersebut, Hong merupakan yang pertama yang dijatuhi vonis.

Sejak 2008 Singapura memberlakukan peraturan yang menyebutkan bahwa membayar untuk berhubungan seks dengan gadis di bawah usia 18 tahun adalah tindak kriminal. Perbuatan ini bisa dikenai hukuman penjara maksimum 7 tahun.

Sebelum pembacaan putusan, Lee beragumen bahwa dirinya tidak punya alasan untuk curiga kalau pelacur tersebut masih di bawah umur. Sebabnya, iklan internet yang pernah dilihatnya menyebutkan gadis tersebut berumur 18 tahun.

Pria-pria lain yang ditangkap terkait hubungan seks mereka dengan pelacur tersebut berasal dari berbagai profesi. Mulai dari direktur-direktur perusahaan sampai pejabat senior kepolisian dan perwira militer. Bahkan ada pula 2 pengusaha asal Indonesia yang ikut diciduk.

Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(ita/vta)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
81%
Kontra
19%