detikcom
Jumat, 27/04/2012 14:59 WIB

Bercinta dengan Pelacur Bawah Umur, Eks Kepala Sekolah Singapura Dibui

Rita Uli Hutapea - detikNews
Ilustrasi
Singapura, - Seorang mantan kepala sekolah Singapura hari ini divonis penjara atas dakwaan berhubungan seks dengan pelacur di bawah umur. Pria Singapura berumur 39 tahun itu dijatuhi hukuman penjara 9 pekan.

Dalam persidangan di pengadilan Singapura, Lee Lip Hong mengaku bersalah atas dakwaan berhubungan seks dengan gadis berumur 17 tahun. Hong pun menerima putusan tersebut.

"Dia tidak mengajukan banding dan dia mulai menjalani hukumannya hari ini," kata pengacara Hong, Melanie Ho, kepada kantor berita AFP, Jumat (27/4/2012).

Hong termasuk di antara 48 pria yang ditangkap dalam operasi yang dilancarkan kepolisian Singapura beberapa waktu lalu. Mereka semua ditahan karena berhubungan seks dengan pelacur di bawah umur. Dari 48 pria tersebut, Hong merupakan yang pertama yang dijatuhi vonis.

Sejak 2008 Singapura memberlakukan peraturan yang menyebutkan bahwa membayar untuk berhubungan seks dengan gadis di bawah usia 18 tahun adalah tindak kriminal. Perbuatan ini bisa dikenai hukuman penjara maksimum 7 tahun.

Sebelum pembacaan putusan, Lee beragumen bahwa dirinya tidak punya alasan untuk curiga kalau pelacur tersebut masih di bawah umur. Sebabnya, iklan internet yang pernah dilihatnya menyebutkan gadis tersebut berumur 18 tahun.

Pria-pria lain yang ditangkap terkait hubungan seks mereka dengan pelacur tersebut berasal dari berbagai profesi. Mulai dari direktur-direktur perusahaan sampai pejabat senior kepolisian dan perwira militer. Bahkan ada pula 2 pengusaha asal Indonesia yang ikut diciduk.

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(ita/vta)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 02/10/2014 18:15 WIB
    Dato Sri Tahir: Saya Sudah Nikmati Lunch dari TNI
    Gb Dato Sri Tahir, konglomerat terkaya nomor 12 di Indonesia, diangkat menjadi penasihat Panglima TNI Jenderal Moeldoko. Tahir pun menyumbang 1.000 rumah untuk prajurit. Kontroversi pun merebak. Apa imbalan yang Tahir dapat?
ProKontra Index »

Pilkada via DPRD Potensi Korupsinya Lebih Tinggi!

DPR hari ini akan mengesahkan RUU Pilkada yang salah satunya akan menentukan apakah pemilihan kepala daerah akan tetap dilakukan secara langsung atau dikembalikan ke DPRD. KPK berpandangan, Pilkada lewat DPRD justru potensi korupsinya lebih tinggi. Bila Anda setuju dengan KPK, pilih Pro!
Pro
58%
Kontra
42%