Kamis, 26/04/2012 13:07 WIB

Ditoyor, Koordinator Kontras Laporkan Kasat Resmob Polda Metro ke Polri

Andri Haryanto - detikNews
Jakarta - Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras), Haris Azhar, melaporkan Kepala Satuan Reserse Mobile (Resmob) Polda Metro Jaya (PMJ), AKBP Hery Heryawan, atas tindakan tidak menyenangkan. Selain Herry, ada 1 lagi anggota polisi yang diadukan.

"Melaporkan tindakan tidak menyenangkan 2 orang polisi Polda Metro Jaya saat penggerebekan 29 Maret 2012 lalu di Kantor YLBHI," kata Haris usai membuat laporan di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Kamis (26/4/2012).

Haris menjelaskan penggerebekan di Kantor YLBHI, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, diwarnai beberapa tindakan tidak menyenangkan yang diduga dilakukan 2 anggota PMJ, termasuk Kasat Resmob Hery Heryawan. Sementara itu, Haris mengaku lupa nama seorang anggota lainnya.

"Dia dorong saya dan toyor muka saya untuk melarang saya naik ke lantai 2 (YLBHI)," papar Haris.

Kedatangan Haris saat itu ke YLBHI adalah untuk memastikan kantor tersebut tidak dirusak oleh polisi yang saat itu bertugas mencari pelaku kerusuhan demo BBM beberapa waktu lalu.

Padahal, kata Haris, dirinya sudah mendapatkan izin dari seorang polisi untuk melihat kondisi kantor YLBHI. "Saat berada di tangga, saya diteriaki dan dilarang naik," ujar Haris.

Dalam laporan tersebut, Haris juga menyertakan satu keterangan saksi saat kejadian berlangsung dan keterangan tambahan berupa rekaman CCTV kantor YLBHI.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(ahy/aan)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Tak Perlu Arak-arakan Pesta Rakyat Saat Pelantikan Jokowi

Relawan Jokowi-JK akan menggelar pesta rakyat saat pelantikan presiden dan wapres pada 20 Oktober 2014 nanti dimulai dari Semanggi dan berakhir di Monas. Kapolri Jenderal Sutarman menyarankan tidak perlu ada acara arak-arakan seperti itu. "Saya sarankan tidak perlu arak-arakan, saya kira tidak perlu. Mungkin kalau bersyukur, bersyukur berdoa saja, enggak perlu arak-arakan," kata Kapolri. Bila Anda setuju dengan Kapolri, pilih Pro!
Pro
35%
Kontra
65%