Kamis, 26/04/2012 00:32 WIB
Hukuman Mati di Berbagai Negara, dari Rajam Hingga Suntik
"Pidana mati hampir dikenal di seluruh dunia. Cara pelaksanaanya pun sangat kejam, di antaranya dirajam, dibakar hidup-hidup, dicekik, dipancung, ditenggelamkan ke laut hidup-hidup, hingga kaki ditarik oleh kuda yang berlari ke arah berlawanan. Kemudian hukuman mati yang kurang kejam dengan cara digantung, ditembak, disetrum, digas dan disuntik," ujar Guru Besar Hukum Pidana Universitas Trisakti, Andi Hamzah.
Hal ini disampaikannya dalam seminar "Restorasi Justice dalam Hukum Pidana Indonesia" menyambut hari jadi ke-59 Ikatan Hakim Indonesia (Ikahi) di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta, Rabu (25/4/2012).
Selain hukuman mati, saat ini masyarakat juga mengenal hukuman penjara. Menurut ayah dari 7 anak ini, sejarah Lembaga Pemasyarakatan yang ada di Indonesia berasal dari luar negeri.
"Italia berjuang untuk mengganti pidana fisik yang kejam dengan sistem penjara yang dia pandang lebih manusiawi. Sistem penjara ini kemudian diperbaiki dengan diperkenalkan pidana bersyarat dan pelepasan bersyarat. Dari penjara menjadi pemasyarakatan," jelas Andi.
Mantan hakim agung ini mengatakan seseorang yang telah dipenjara dan sifat-sifat jahatnya sudah hilang lalu berkelakuan baik selama di lembaga pemasyarakatan, maka orang tersebut haruslah dikeluarkan. Meskipun masa tahanannya belum habis atau lebih dikenal dengan istilah bebas bersyarat.
"Sistem pemasyarakatan bertumpu pada rehabilitasi, di mana berarti setelah penjahat sembuh dari sifat-sifat jahat harus dikeluarkan dari penjara. Hal ini dikenal dengan istilah early release (pelepasan dini)," tegas Andi.
Ikiti berbagai peristiwa hangat yang terjadi hari ini di "Reportase Sore", Pukul 16.30 WIB, Hanya di TRANS TV
(rmd/vta)
Baca Juga
Twitter Recommendation
-
Demo Hingga Tengah Malam, Mahasiswa Bentrok dengan Polisi
544 share this. -
Siap-siap! Hari Ini Air PAM di Depok Bakal Mati 4 Jam
435 share this. -
Ada Perbaikan Jalan, Tol Cawang Arah Bekasi Macet 6 KM
279 share this. -
WNI di Eropa Juga Keluhkan Keamanan Bagasi di Bandara Soetta
267 share this. -
5 Pengedar Narkotika Dibekuk di LP Nusakambangan
242 share this.
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru
Indeks Berita »
-
Rabu, 19/06/2013 06:27 WIB
Pertama di Indonesia! Pemakai Diampuni karena Ungkap Mafia Narkoba
-
Rabu, 19/06/2013 06:16 WIB
Harga BBM Naik, Tarif Angkutan DKI Diusulkan Naik 30 %
-
Rabu, 19/06/2013 05:52 WIB
Satgas Kejagung Tangkap DPO Korupsi Proyek Air Bersih
-
Rabu, 19/06/2013 05:28 WIB
MA Terjunkan 3 Hakim Agung Pantau Sidang Kasus Cebongan
-
Rabu, 19/06/2013 04:29 WIB
WNI di Eropa Juga Keluhkan Keamanan Bagasi di Bandara Soetta
-
Rabu, 19/06/2013 06:16 WIB
Harga BBM Naik, Tarif Angkutan DKI Diusulkan Naik 30 %
-
Rabu, 19/06/2013 06:27 WIB
Pertama di Indonesia! Pemakai Diampuni karena Ungkap Mafia Narkoba
-
Rabu, 19/06/2013 04:29 WIB
WNI di Eropa Juga Keluhkan Keamanan Bagasi di Bandara Soetta
-
Rabu, 19/06/2013 05:52 WIB
Satgas Kejagung Tangkap DPO Korupsi Proyek Air Bersih
-
Rabu, 19/06/2013 05:28 WIB
MA Terjunkan 3 Hakim Agung Pantau Sidang Kasus Cebongan
-
Rabu, 19/06/2013 03:28 WIB
Tiga Pasangan Minta Pilgub Sumsel Diulang
-
Rabu, 19/06/2013 03:43 WIB
Komnas HAM Umumkan Hasil Investigasi Kasus Cebongan Hari Ini
-
Rabu, 19/06/2013 01:22 WIB
Demo Hingga Tengah Malam, Mahasiswa Bentrok dengan Polisi
-
425 Komentar
-
357 Komentar
-
284 Komentar
-
255 Komentar
-
225 Komentar
-
209 Komentar
-
195 Komentar
-
191 Komentar
-
Senin, 17/06/2013 18:39 WIB
Dirjen KA Tundjung Inderawan Bicara Mental Penumpang dan Seramnya MRT Subway
Seraya membangun infrastruktur seperti stasiun dan rel kereta api, Kemenhub juga mengkhawatirkan mental penumpang kereta yang belum tertib. Apalagi, teknologi maju kereta bawah tanah bakal dibangun di Jakarta. Kekhawatiran timbul bila perilaku penumpang KA masih timpang dengan teknologi transportasi.
ProKontra
Index »
Jokowi Lebih Dahsyat Nyapres di 2019
Pro
Kontra
MustRead
close
-
Rabu, 19/06/2013 01:38 WIB
Ada Perbaikan Jalan, Tol Cawang Arah Bekasi Macet 6 KM
-
Rabu, 19/06/2013 01:22 WIB
Demo Hingga Tengah Malam, Mahasiswa Bentrok dengan Polisi
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer



_10.gif)





_5.gif)






_4.gif)
Mudik selalu dirindukan bagi setiap perantau. Tak terkecuali bagi Dirjen Perhubungan Darat Soeroyo Alimoeso. Beliau curhat tentang dirinya yang tidak pernah mudik dan susahnya mengatur pemudik.
Giatnya Pemerintah memperjuangkan munculnya regulasi (Peraturan Menteri Perindustrian) tentang Low Cost and Green Car (LCGC) bersama-sama DPR-RI membuktikan bahwa Pemerintah sekarang tidak pro angkutan umum.

