Detik.com News
Detik.com
Rabu, 25/04/2012 14:59 WIB

Pencuri Bobol Swalayan di Semarang, Gondol Rp 100 Juta

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Halaman 1 dari 2
Pencuri Bobol Swalayan di Semarang, Gondol Rp 100 Juta Angling Adhitya P/detikcom
Semarang - Kawanan pencuri berhasil membobol brankas sebuah swalayan di Jalan Ketileng Raya, Semarang. Brankas dibobol dengan cara dicongkel. Uang sekitar Rp 100 juta dan barang-barang berupa susu bubuk, minuman, dan rokok hilang dicuri. Pelaku hanya meninggalkan uang receh di dalam brankas.

Salah satu security, Lestari mengatakan dirinya mengetahui pembobolan tersebut setelah ia dan beberapa karyawan masuk melalu pintu samping seperti biasanya. Namun ketika tiba diruang absen, keadaan ruangan tersebut sudah berantakan. Kaca ruang kantor tempat brankas berada pun pecah.

"Kami masuk jam 07.30 lalu melihat ruang absen sudah berantakan. Kami lihat kaca kantor pecah tapi tidak berani masuk ke sana, tapi di sana ada brankas. Kami juga melihat barang-barang di dalam swalayan sudah berantakan," kata lestari.

Pencuri masuk ke dalam swalayan melalui pintu kecil tempat pengecekan tandon air yang berada di atas kamar mandi. Meski pintu sudah dilengkapi teralis besi, pencuri berhasil menjebolnya dengan palu.

"Pencuri diperkirakan belum profesional karena masih menggunakan palu dan peralatan tradisional lainnya," kata Kapolsek Tembalang Kompol Purwanto di lokasi kejadian, Rabu (25/4/2012).

"Senter milik pelaku tertinggal di lokasi," imbuhnya.

Swalayan yang baru di buka 25 Februari 2012 tersebut memang memiliki kelemahan dari segi penjagaan di malam hari. Tidak adanya CCTV juga menjadi faktor terjadinya tindak kejahatan di sana.Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(alg/try)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Segera Revisi PP Ganti Rugi Salah Tangkap Rp 1 Juta!

Ganti rugi Rp 1 juta bagi korban salah tangkap dinilai sudah tidak layak lagi. Ahli pidana UII Dr Mudzakkir mengatakan PP No 27 Tahun 1983 memuat ketentuan yang sudah tidak sesuai lagi dengan keadaan sekarang. Untuk itu, Dr Mudzakkir mengusulkan PP itu harus diubah dan memasukkan ganti rugi sesuai dengan kurs terkini. Bila Anda setuju dengan usulan Dr Mudzakkir, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%