detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Sabtu, 19/04/2014 08:56 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Rabu, 25/04/2012 14:59 WIB

Pencuri Bobol Swalayan di Semarang, Gondol Rp 100 Juta

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Halaman 1 dari 2
Angling Adhitya P/detikcom
Semarang - Kawanan pencuri berhasil membobol brankas sebuah swalayan di Jalan Ketileng Raya, Semarang. Brankas dibobol dengan cara dicongkel. Uang sekitar Rp 100 juta dan barang-barang berupa susu bubuk, minuman, dan rokok hilang dicuri. Pelaku hanya meninggalkan uang receh di dalam brankas.

Salah satu security, Lestari mengatakan dirinya mengetahui pembobolan tersebut setelah ia dan beberapa karyawan masuk melalu pintu samping seperti biasanya. Namun ketika tiba diruang absen, keadaan ruangan tersebut sudah berantakan. Kaca ruang kantor tempat brankas berada pun pecah.

"Kami masuk jam 07.30 lalu melihat ruang absen sudah berantakan. Kami lihat kaca kantor pecah tapi tidak berani masuk ke sana, tapi di sana ada brankas. Kami juga melihat barang-barang di dalam swalayan sudah berantakan," kata lestari.

Pencuri masuk ke dalam swalayan melalui pintu kecil tempat pengecekan tandon air yang berada di atas kamar mandi. Meski pintu sudah dilengkapi teralis besi, pencuri berhasil menjebolnya dengan palu.

"Pencuri diperkirakan belum profesional karena masih menggunakan palu dan peralatan tradisional lainnya," kata Kapolsek Tembalang Kompol Purwanto di lokasi kejadian, Rabu (25/4/2012).

"Senter milik pelaku tertinggal di lokasi," imbuhnya.

Swalayan yang baru di buka 25 Februari 2012 tersebut memang memiliki kelemahan dari segi penjagaan di malam hari. Tidak adanya CCTV juga menjadi faktor terjadinya tindak kejahatan di sana.Next

Halaman 1 2

Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(alg/try)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
80%
Kontra
20%