Detik.com News
Detik.com
Rabu, 25/04/2012 09:38 WIB

Kepala Bagian TIKI Tewas Terjepit di Lift Kantornya

Chazizah Gusnita - detikNews
Jakarta - Kepala bagian jasa pengiriman barang TIKI, Sunyoto (47), tewas terjepit lift. Jenazah Sunyoto lantas dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo untuk diautopsi.

"Kejadiannya sekitar pukul 24.00 WIB tadi malam," kata Kapolsek Pulogadung Kompol Rokhmad Hari Purnomo saat dihubungi detikcom, Rabu (25/4/2012).

Rokhmad menceritakan peristiwa tersebut berawal dari Sunyoto yang hendak mengeluarkan barang dari lift. Lift di kantornya yang beralamat Jl Pemuda, Pulogadung, Jakarta Timur, tersebut memang agak macet.

"Korban keluar dari lift. Lantai liftnya diinjak-injak. Tiba-tiba (lift) jalan turun ke bawah dan dia terjepit," jelasnya.

Atas kejadian ini, sejumlah saksi-saksi karyawan TIKI sudah diperiksa polisi. Polisi masih mendalami kasus ini.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(gus/nrl)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 23/02/2015 10:27 WIB
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif Wakil Kapolri Komjen Badrodin Haiti diusulkan Presiden Jokowi menjadi calon Kapolri. Komjen Badrodin mengakui masih banyak perbaikan yang perlu dilakukan di jajaran Polri. Dia juga dengan besar hati mengakui masih banyak penyimpangan yang perlu ditertibkan. Apa saja?
ProKontra Index »

MA Harus Turun Tangan Setop 'Sarpin Effect'!

Putusan hakim PN Jaksel Sarpin Rizaldi yang memperbolehkan status tersangka jadi materi gugatan praperadilan berpotensi menimbulkan kekacauan hukum di Indonesia. "MA harus menyetop. Segera batalkan putusan Sarpin. Kalau tidak, semua tersangka akan melakukan hal yang sama," jelas FH Unsoed Purwokerto, Prof Dr Hibnu Nugroho. Bila Anda setuju dengan Prof Hibnu, pilih Pro!
Pro
95%
Kontra
5%
MustRead close