Selasa, 24/04/2012 15:37 WIB
Diplomat Iran Dituduh Raba-raba 4 Anak di Kolam Renang Brasil
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Ramin Mehmanparast mengatakan seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (24/4/2012), diplomat bersangkutan telah ditarik pulang ke Iran dan akan ditangani sesuai aturan disipliner kementerian.
Ditambahkan pejabat Iran itu, insiden yang terjadi pada pertengahan April tersebut telah dipelintir oleh sejumlah media Barat dan Arab untuk kepentingan politik terhadap Iran.
Menurut media Brasil, diplomat Iran itu dituduh meraba-raba empat anak perempuan Brasil berumur antara 9 tahun dan 15 tahun. Kejadian itu terjadi saat anak-anak Brasil tersebut berenang di kolam renang milik klub olahraga Brasilia. Akibat dijahili, anak-anak tersebut menangis dan menimbulkan kemarahan orangtua mereka.
"Orang-orang ingin membunuh dia. Jika pihak klub tidak mengerahkan personel keamanan, saat ini mereka pasti akan mencari saya karena pembunuhan," cetus ayah salah seorang anak perempuan tersebut seperti dikutip situs berita Brasil, G1.
Usai insiden tersebut, kepolisian Brasil dengan cepat menangkap diplomat Iran tersebut. Namun dia kemudian dibebaskan karena kekebalan diplomatik yang dimilikinya.
Media Brasil mengidentifikasi diplomat tersebut sebagai Hekmatollah Ghorbani, seorang pria berumur 51 tahun. Dia merupakan pejabat tingkat tiga di kedutaan Iran di Brasilia. Dia telah menikah dan memiliki anak-anak. Diplomat tersebut telah memegang jabatannya selama dua tahun.
Kedutaan Iran di Brasil kemudian mengeluarkan statemen yang membela diplomat tersebut. Disebutkan bahwa tuduhan meraba-raba tersebut diakibatkan oleh "kesalahpahaman kultur". Kedutaan Iran bahkan menuding media Brasil bias.
Namun Kementerian Luar Negeri Brasil menegaskan akan menyelidiki insiden ini hingga tuntas. Kementerian Brasil pun telah mengambil langkah-langkah formal dengan memberitahukan kedutaan Iran soal insiden ini.
Simak rangkuman aneka berita penting dan menarik sepanjang hari ini di "Reportase Malam" Pukul 0.30 WIB hanya di TransTV
(ita/nrl)
Baca Juga
Twitter Recommendation
-
Singapura 'Dikepung' Asap dari Indonesia, Menhut: Kita Terus Berusaha!
486 share this. -
Singapura Keluhkan Kabut Asap, Hujan Buatan Rp 25 M Disiapkan
408 share this. -
PNS di Ciamis Diciduk Polisi Saat Hisap Ganja
306 share this. -
Gantikan Bajaj Butut, Pemprov DKI Siapkan Bajaj Listrik Swedia
301 share this. -
Malam Muda Mudi 22 Juni, Thamrin Ditutup Sejak Pukul 16.00-23.00 WIB
293 share this.
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru
Indeks Berita »
-
Kamis, 20/06/2013 16:32 WIB
Pemerintah Singapura Bentuk Komisi Khusus Atasi Kabut Asap
-
Kamis, 20/06/2013 14:34 WIB
Polusi Asap di Singapura Melonjak di Level 371, Tertinggi Sejak 1997
-
Kamis, 20/06/2013 14:22 WIB
Singapura akan Desak Tindakan Tegas Indonesia dalam Rapat Bahas Kabut Asap
-
Kamis, 20/06/2013 13:03 WIB
Penembakan di AS Tewaskan 3 Orang, Pelaku Diduga Bunuh Diri
-
Kamis, 20/06/2013 12:43 WIB
Kabut Asap Belum Ganggu Bandara Changi
-
Kamis, 20/06/2013 15:20 WIB
Cerita Terbakarnya Emosi Serda Ucok yang Berujung Penyerangan ke LP
-
Kamis, 20/06/2013 16:14 WIB
Detik-detik Eksekusi Tahanan: Senjata AK-47 Serda Ucok Sempat Macet
-
Kamis, 20/06/2013 16:40 WIB
Sebelum Bayi Faby Tewas di Tempayan, Paman Korban Terima SMS Ancaman
-
Kamis, 20/06/2013 14:43 WIB
Ditawari Masuk PD, Ini Jawaban Tifatul
-
Kamis, 20/06/2013 14:59 WIB
Diminta Tempatkan Orang Betawi di Jabatan Penting, Ini Tanggapan Ahok
-
Kamis, 20/06/2013 16:28 WIB
Naik Bus Seperti Roller Coaster, Dashboard Seperti Dibom Teroris
-
Kamis, 20/06/2013 14:34 WIB
Disoraki dan Dikejar Pendukung Kopassus, Ketua Komnas HAM Risaukan Saksi
-
Kamis, 20/06/2013 13:47 WIB
Hendropriyono: Saya Bekas Prajurit, Saya Yakin Mereka Tidak Setolol Itu
-
438 Komentar
-
359 Komentar
-
226 Komentar
-
201 Komentar
-
195 Komentar
-
193 Komentar
-
183 Komentar
-
179 Komentar
-
Rabu, 19/06/2013 14:22 WIB
Penerus Mega di PDIP
Effendi Simbolon Buka-bukaan Soal Prospek Politik Prananda dan Puan
Prananda dan Puan Maharani disebut-sebut disiapkan menjadi penerus tahta Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Anak kedua Mega, Prananda (43), diyakini sebagia pembawa ideologi kakeknya, Bung Karno.
ProKontra
Index »
Jokowi Lebih Dahsyat Nyapres di 2019
Pro
Kontra
MustRead
close
-
Kamis, 20/06/2013 14:07 WIB
PKS: Apa SBY Masih Perlu Menteri Kami?
-
Kamis, 20/06/2013 13:28 WIB
Ajrut-ajrutan dan Deg-degan Naik Metro Mini dan Kopaja di Jakarta
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer



_10.gif)










_3.gif)

Mudik selalu dirindukan bagi setiap perantau. Tak terkecuali bagi Dirjen Perhubungan Darat Soeroyo Alimoeso. Beliau curhat tentang dirinya yang tidak pernah mudik dan susahnya mengatur pemudik.
Giatnya Pemerintah memperjuangkan munculnya regulasi (Peraturan Menteri Perindustrian) tentang Low Cost and Green Car (LCGC) bersama-sama DPR-RI membuktikan bahwa Pemerintah sekarang tidak pro angkutan umum.

