detikcom
Selasa, 24/04/2012 12:47 WIB

Curi Helm Anggota TNI, Kurniawan Dikeroyok Warga

Rivki - detikNews
Jakarta - Kurniawan dikeroyok warga gara-gara mencuri helm milik anggota TNI di Tebet, Jakarta Selatan. Pria berusia 19 tahun itu mengaku nekat mencuri helm untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

"Kejadian tadi pagi sekitar pukul 10.00 WIB di Restaurant Sharazad, Jl Abdullah Safei, Tebet, Jaksel," kata Kasie Humas Polsek Tebet, Aiptu Broto Suwarno, saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (24/4/2012).

Helm seharga Rp 400 ribu itu dicuri oleh Kurniawan saat motor tersebut sedang diparkir. Saat melakukan aksinya, Kurniawan kepergok warga dan sempat merasakan bogem mentah.

"Langsung diteriaki dan sempat dihajar, tapi ada anggota Polsek yang melintas dan tersangka langsung kita amankan," ujarnya.

Broto menambahkan, Kurniawan biasa beraksi bersama rekannya. Namun, pagi tadi ia nekat melakukan aksi tersebut sendiri.

"Temannya masih kita buru. Dia sering beraksi di daerah Tebet," ujar Broto.

Pemilik helm diketahui bernama Handoko yang merupakan anggota TNI AD Kodam Jaya. Ia mengetahui helmnya dicuri karena dilaporkan oleh tukang parkir restoran itu.


Ikiti berbagai peristiwa hangat yang terjadi hari ini di "Reportase Sore", Pukul 16.30 WIB, Hanya di TRANS TV

(rvk/aan)





Sponsored Link
Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 17/06/2013 18:39 WIB
    Dirjen KA Tundjung Inderawan Bicara Mental Penumpang dan Seramnya MRT Subway
    Gb Seraya membangun infrastruktur seperti stasiun dan rel kereta api, Kemenhub juga mengkhawatirkan mental penumpang kereta yang belum tertib. Apalagi, teknologi maju kereta bawah tanah bakal dibangun di Jakarta. Kekhawatiran timbul bila perilaku penumpang KA masih timpang dengan teknologi transportasi.
ProKontra Index »

Jokowi Lebih Dahsyat Nyapres di 2019

Dalam berbagai survei, nama Gubernur DKI Jokowi menempati posisi teratas capres potensial 2014. Suara-suara yang menginginkan Jokowi maju menjadi Capres di Pilpres 2014 juga cukup kencang. Tetapi menurut peneliti politik senior LIPI, Siti Zuhro, Jokowi akan lebih kuat jika berkompetisi di Pilpres 2019. Bila Anda setuju dengan Siti Zuhro, pilih Pro!
Pro
34%
Kontra
66%