detikcom
Senin, 23/04/2012 17:32 WIB

Kenakalan Parlemen Thailand, Lihat Gambar Porno & Angkat Kaki ke Meja

Rita Uli Hutapea - detikNews
Nat Bantadtan (Bangkok Post)
Bangkok, -

Seorang anggota parlemen Thailand dari Partai Demokrat, Nat Bantadtan tertangkap kamera sedang melihat gambar porno saat sidang parlemen berlangsung. Insiden itu hanya memperlihatkan sebagian dari sejumlah kenakalan anggota parlemen negeri Gajah Putih itu.

Anggota parlemen Chuvit Kamolvisit mencetuskan seperti dilansir Bangkok Post, Senin (23/4/2012), banyak perilaku buruk yang berlangsung di parlemen, bukan cuma soal foto porno tersebut.

Chuvit yang dikenal sebagai politikus Thai yang vokal tersebut membeberkan, beberapa anggota dewan yang duduk di bagian belakang ruang sidang sering mengangkat kaki mereka ke meja. Ada pula yang tertidur pulas dan mendengkur dengan kerasnya. Beberapa anggota bahkan asik melihat-lihat taruhan sepakbola ilegal. Semua itu berlangsung saat sidang parlemen digelar.

Bahkan pekan lalu, tepatnya 18 April lalu, sidang parlemen terpaksa dihentikan setelah gambar perempuan setengah telanjang tiba-tiba muncul di layar besar ruang sidang. Gambar itu muncul di antara tampilan materi perdebatan para anggota parlemen yang tengah membahas amandemen undang-undang.

Akibat insiden ini, sidang pun dihentikan sementara dan monitor layar besar di ruangan itu kemudian dimatikan. Insiden itu saat ini masih dalam penyelidikan. Belum diketahui siapa yang bertanggung jawab atas kejadian tersebut.

Tahun 2011 lalu, seorang anggota DPR RI juga pernah menjadi bahan pemberitaan karena mengakses konten porno. Anggota DPR dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Arifinto kepergok sedang melihat gambar porno saat sidang paripurna berlangsung pada 8 April 2011 lalu.

Arifinto mengaku mendapatkan link email. Setelah diklik ternyata isinya gambar porno. Mantan anggota Komisi V tersebut mengaku menghapus gambar tersebut setelah melihatnya. Atas insiden ini, Arifinto kemudian mengumumkan pengunduran dirinya dari DPR.


Indonesia jadi surga pelaku pedopilia dunia. Saksikan di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(ita/nrl)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
69%
Kontra
31%
MustRead close