Minggu, 22/04/2012 23:40 WIB
Calon Bupati PDIP Unggul di Pilkada Buleleng, Bali
Berdasarkan data yang dikumpulkan dari berbagai sumber, hasil Pemilu Kada Buleleng yaitu paket nomor satu (Gede Ariadi dan Wayan Artha) yang diusung Partai Golkar, PKPB, dan PAN memperoleh sebanyak 43.656 suara atau 24 persen, pasangan nomor dua (Tutik Kusuma Wardani dan Komang Nova Sewi Putra) yang diusung Partai Demokrat meraup 37.213 suara atau 21 persen.
Paket nomor tiga yang diusung PDIP, PPP, PKB, PNIM, dan PKS, yaitu Putu Agus Suradnyana dan Nyoman Sutjidra sebanyak 97.191 suara atau 54 persen, serta pasangan nomor empat (I Gede Wenten Suparlan dan Ida Bagus Djodhi) yang diusung oleh Partai Hanura, PKPI, Partai Pelopor, PNBKI, PPDI, PDP, dan Partai Gerindra hanya meraih 1.518 suarat atau 1 persen.
Pada Pemilukada Buleleng, jumlah daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 550.775 orang yang tersebar di 1.181 tempat pemungutan uara (TPS) dan satu TPS khusus di LP Singaraja.
Sementara itu, KPUD Buleleng tidak melakukan rekapitulasi suara usai pemungutan suara, Minggu (22/4/2012). "Rekapitulasi suara dilakukan mulai besok, Senin (21/4/2012)," kata Ketua KPUD Buleleng Kadek Cita Yudi Ardana kepada wartawan di kantor KPUD, Jl Ahmad Yani, Singaraja, Buleleng.
Cita Ardana mengatakan rekapitulasi suara akan dilakukan mulai dari PPK pada 23-25 April 2012. Rekapitulasi di KPUD Buleleng akan dilakukan pada 26-28 April 2012.
Diprediksi Pemilukada akan berlangsung dalam satu putaran. Syarat satu putaran jika salah satu calon mendapatkan sebanyak 30 persen suara.
Cita Ardana mengatakan Pemilukada Buleleng berlangsung aman tanpa gejolak. "Sampai hari ini, suasana tetap aman terkendali," ujarnya.
Ikuti berbagai peristiwa hangat yang terjadi hari ini di "Reportase Sore", Pukul 16.30 WIB, Hanya di TRANS TV
(gds/ahy)
Baca Juga
Twitter Recommendation
-
Singapura 'Dikepung' Asap dari Indonesia, Menhut: Kita Terus Berusaha!
486 share this. -
Singapura Keluhkan Kabut Asap, Hujan Buatan Rp 25 M Disiapkan
408 share this. -
PNS di Ciamis Diciduk Polisi Saat Hisap Ganja
306 share this. -
Gantikan Bajaj Butut, Pemprov DKI Siapkan Bajaj Listrik Swedia
301 share this. -
Malam Muda Mudi 22 Juni, Thamrin Ditutup Sejak Pukul 16.00-23.00 WIB
293 share this.
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru
Indeks Berita »
-
Kamis, 20/06/2013 16:40 WIB
Sebelum Bayi Faby Tewas di Tempayan, Paman Korban Terima SMS Ancaman
-
Kamis, 20/06/2013 16:34 WIB
Ditawari Masuk PD, Mensos Pilih Setia ke PKS
-
Kamis, 20/06/2013 16:26 WIB
Kasus Rusli, KPK Juga Geledah Rumah Saksi Muhammad Akil & Rahman Akil
-
Kamis, 20/06/2013 16:26 WIB
SBY Puji Menteri yang Dukung APBN-P 2013 dan Tak Terbawa Arus Politik
-
Kamis, 20/06/2013 16:21 WIB
Menhut: Ada 100 Titik Api di Riau, 80% Perkebunan
-
Kamis, 20/06/2013 15:20 WIB
Cerita Terbakarnya Emosi Serda Ucok yang Berujung Penyerangan ke LP
-
Kamis, 20/06/2013 14:43 WIB
Ditawari Masuk PD, Ini Jawaban Tifatul
-
Kamis, 20/06/2013 14:59 WIB
Diminta Tempatkan Orang Betawi di Jabatan Penting, Ini Tanggapan Ahok
-
Kamis, 20/06/2013 16:14 WIB
Detik-detik Eksekusi Tahanan: Senjata AK-47 Serda Ucok Sempat Macet
-
Kamis, 20/06/2013 13:47 WIB
Hendropriyono: Saya Bekas Prajurit, Saya Yakin Mereka Tidak Setolol Itu
-
Kamis, 20/06/2013 14:34 WIB
Disoraki dan Dikejar Pendukung Kopassus, Ketua Komnas HAM Risaukan Saksi
-
Kamis, 20/06/2013 15:07 WIB
Celoteh Warga Soal Bangku Taman Jokowi di Thamrin
-
Kamis, 20/06/2013 15:29 WIB
PKS Wakafkan Menteri, Waketum PD: Memalukan!
-
438 Komentar
-
359 Komentar
-
225 Komentar
-
201 Komentar
-
195 Komentar
-
193 Komentar
-
183 Komentar
-
179 Komentar
-
Rabu, 19/06/2013 14:22 WIB
Penerus Mega di PDIP
Effendi Simbolon Buka-bukaan Soal Prospek Politik Prananda dan Puan
Prananda dan Puan Maharani disebut-sebut disiapkan menjadi penerus tahta Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Anak kedua Mega, Prananda (43), diyakini sebagia pembawa ideologi kakeknya, Bung Karno.
ProKontra
Index »
Jokowi Lebih Dahsyat Nyapres di 2019
Pro
Kontra
MustRead
close
-
Kamis, 20/06/2013 13:28 WIB
Ajrut-ajrutan dan Deg-degan Naik Metro Mini dan Kopaja di Jakarta
-
Kamis, 20/06/2013 13:21 WIB
8 Fakta Kasus Cebongan
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer



_10.gif)










_3.gif)

Mudik selalu dirindukan bagi setiap perantau. Tak terkecuali bagi Dirjen Perhubungan Darat Soeroyo Alimoeso. Beliau curhat tentang dirinya yang tidak pernah mudik dan susahnya mengatur pemudik.
Giatnya Pemerintah memperjuangkan munculnya regulasi (Peraturan Menteri Perindustrian) tentang Low Cost and Green Car (LCGC) bersama-sama DPR-RI membuktikan bahwa Pemerintah sekarang tidak pro angkutan umum.

