detikcom
Minggu, 22/04/2012 22:17 WIB

Pancing Emosi Korban Agar Berkelahi, Modus Baru Pencurian Bermotor

Mansyur Hidayat - detikNews
Foto: Ilustrasi
Garut - Segala cara dilakukan pencuri untuk mendapatkan sasaran pencuriannya. Salah satunya seperti yang dilakukan 3 pelaku pencurian kendaraan bermotor di Garut. Mereka berpura-pura memalak dan memancing korban agar marah dan mau berkelahi dengan para pelaku.

Cara tersebut rupanya cukup ampuh dilakukan para pelaku, sebelumnya 3 orang pelaku curanmor, Ap (23), Dr (25) dan Ds (23) berhasil memancing emosi 2 korban yang tengah melintas di Jl Raya Garut-Tasikmalaya, di Kampung Ngamplang, Desa Ngamplang, Kecamatan Cilawu, Garut.

Kasat Reserse Polres Garut, AKP Yusuf Hamdani menuturkan, karena perkelahian yang tak seimbang antara korban dan pelaku, mengakibatkan para korban melarikan diri dan meninggalkan sepeda motornya, kesempatan tersebut tak disia-siakan ke 3 pelaku curanmor yang segera membawa kabur hasil curian.

"Para pelaku mengamankan hasil curiannya tak jauh dari lokasi sebelumnya berkelahi," ujar Yusuf kepada wartawan, Minggu (22/4/2012) malam.

Warga yang berada tidak jauh dari lokasi duel antara korban dan pelaku segera melaporkan kejadian tersebut ke Polres Garut.

"Petugas mendapati kedua korban yang sedang mencari sepeda motornya, di dekat TKP (tempat kejadian perkara) ," ungkap Yusuf.

Yusuf mengatakan, petugas langsung menyisir sekitar lokasi kejadian dan mendapati sepeda motor sudah disembunyikan di rumah salah satu pelaku berinisial Ds.

Setelah dilakukan penggeledahan petugas juga berhasil menangkap 3 orang tersangka yang sedang bersembunyi di dalam rumah.

"Ketiganya saat ditangkap sedang dalam keadaan mabuk minuman keras," jelasnya.

Yusuf menambahkan, bahwa di lokasi Jl Raya Garut-Tasikmalaya di Kampung Ngamplang terkenal rawan terjadi pencurian sepeda motor, modusnya para pelaku menghadang berpura-pura meminta sesuatu dan langsung menganiaya korban.

"Kami ingatkan kepada para pemotor untuk selalu berhati-hati jika melintas daerah tersebut," imbaunya.


Per-1 Juni, PT.KAI Commuter Jabodetabek berlakukan tarif progresif. Selengkapnya di "Reportase Malam", pukul 02.52 WIB, hanya di Trans TV.

(ahy/ahy)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    59%
    Kontra
    41%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel