detikcom
Minggu, 22/04/2012 16:08 WIB

Polri: Brimob Dilempari Batu Saat Patroli di Gorontalo, Dua Luka

Nala Edwin - detikNews
Jakarta - Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Mabes Polri Brigjen M Taufiq menjelaskan, keributan antara pasukan Brimob dan Kostrad dari Batalyon Yonif 221/Mtl, terjadi bermula dari patroli aparat Brimob.

Taufiq menuturkan, pada Sabtu malam (21/4) pukul 23.00 Wita, anggota Brimob berpatroli di kawasan Limboto. "Saat melintas di kantor PU Limboto, patroli ini dilempari batu dan botol oleh sekelompok orang yang tidak dikenal. Ada dua orang anggota Brimob yang terluka akibat peristiwa ini," kata Taufiq pada detikcom, Minggu (22/4/2012) siang.

Kedua korban luka adalah Briptu Sarifudin dan Briptu Asrul. Karena ada dua anggota Brimob yang mengalami luka-luka, akhirnya tim patroli kembali Polres Limboto.

Beberapa anggota Brimob mengantar dua korban ke RS Dunda Limboto. "Namun mereka sempat dikejar-kejar. Karena dikejar akhirnya kembali ke markas polisi," kata Taufiq. Taufiq tidak mengetahui mengapa mereka dikejar dan siapa pelakunya.


Bahan makanan sisa restoran dimanfaatkan oknum pedagang curang. Kemana saja produk olahan mereka dijual? Saksikan penelusurannya di "Reportase Investigasi" pukul 16.45 WIB, hanya di Trans TV.

(nrl/nwk)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    56%
    Kontra
    44%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    • Rp .000
    • Rp .000