detikcom
Minggu, 22/04/2012 13:03 WIB

Hidayat: Ongkos Nikah, Persalinan & Pemakaman Mahal, Warga Miskin Susah

Muhamad Arif - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jakarta - Warga miskin di Jakarta selama ini susah karena biaya pernikahan, persalinan dan pemakaman yang mahal. Untuk itu jenis bantuan 3 biaya ini pada warga miskin perlu ditingkatkan.

Demikian janji cagub DKI Jakarta dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid bila dirinya nanti memenangkan DKI 1.

"Warga miskin di Jakarta, yang membuat mereka susah ini di antaranya adalah dengan pernikahan mahal, ongkos persalinan mahal, ongkos pemakaman juga mahal. Nah, kita akan memudahkan buat mereka, dengan biaya administrasi pernikahan gratis, biaya administrasinya saja lho, bukan biaya pernikahannya sendiri," jelas Hidayat.

Hal itu disampaikan Hidayat usai menghadiri acara Maulid Nabi di Yayasan Islam As Sa'adah, Kalisari, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Minggu (22/4/2012).

Biaya administrasi pernikahan itu, imbuh Hidayat, hanya untuk pernikahan pertama. Sedangkan biaya persalinan, hanya sampai anak kedua.

"Program itu memang sudah ada, tapi tidak jalan. Kepada keluarga miskin yang meninggal, kita akan bebaskan dari biaya pemakaman. Kita juga akan meningkatkan kesejahteraan para penjaga makam. Anggaran kita Rp 600 miliar dan nantinya akan kita naikkan Rp 1 triliun," jelas mantan Ketua MPR ini.

Perhitungan anggaran itu, imbuhnya, mengutip perhitungan rekan-rekannya anggota DPRD DKI dari PKS. Hidayat juga mengatakan akan membuat kegiatan Maulid Nabi di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta. Next

Halaman 1 2

Ikuti sejumlah peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 12.45 WIB

(nwk/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
70%
Kontra
30%