detikcom
Sabtu, 21/04/2012 11:09 WIB

Dicurigai Terlibat Terorisme, 3 Pria Ditahan Polisi Inggris

Novi Christiastuti Adiputri - detikNews
Ilustrasi (Daily Mail)
London, - Kepolisian Inggris menahan 3 orang pria yang diduga terkait dengan terorisme. Pria-pria tersebut ditangkap di Bandara Heathrow, London, karena dicurigai membawa dokumen dan artikel tentang terorisme.

Ketiga pria ini ditangkap oleh unit antiterorisme pada Kepolisian West Midlands, usai mendarat dari Oman, pada Jumat (20/4) malam waktu setempat. Ketiganya diketahui berasal dari Birmingham.

Tidak disebutkan lebih lanjut soal identitas ketiga pria tersebut. Tapi diketahui bahwa 2 pria yang berusia 33 tahun dan 39 tahun berasal dari Small Heath, sedangkan seorang pria lainnya yang berusia 33 tahun berasal dari Alum Rock.

"Tiga orang pria dari Birmingham ditangkap tadi malam dengan dugaan memiliki sejumlah dokumen dan artikel yang akan digunakan untuk tujuan terorisme di sejumlah negara," ujar juru bicara Kepolisian setempat, seperti dilansir oleh Daily Mail, Sabtu (21/4/2012).

Penangkapan ketiga pria ini didasarkan pada pasal 57 UU Terorisme Tahun 2000. "Semuanya ditahan di Bandara Heathrow setelah tiba dengan penerbangan dari Oman," imbuhnya.

Pada Desember lalu, Kepolisian West Midlands menangkap seorang pemuda asal Pakistan di Bandara Birmingham. Pemuda berusia 20 tahun tersebut dicuriga membawa sejumlah dokumen terkait terorisme. Diketahui pemuda tersebut masuk ke Inggris dengan visa pelajar.

(nvc/gah)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
      50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
      Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
      Gb Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
    ProKontra Index »

    Melawan KPK Jadi Bumerang Buat PKS

    PKS melakukan perlawanan ke KPK dengan akan melaporkan penyidik KPK ke Mabes Polri. Menurut konsultan politik Dimas Oky Nugroho dari Akar Rumput Strategic Political Consulting, aksi PKS ini justru akan menjadi bumerang, kehilangan simpati publik. Lebih baik, PKS tak ikut campur dalam kasus Luthfi Hasan Ishaaq. PKS bisa mencontoh partai lainnya bila berhadapan dengan KPK dengan melakukan pembersihan internal. Bila Anda setuju dengan pernyataan Dimas Oky Nugroho, pilih Pro!
    Pro
    45%
    Kontra
    55%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel