Jumat, 20/04/2012 17:07 WIB

Ini Cara Membuat Inafis Card di Satpas SIM Daan Mogot

Prins David Saut - detikNews
Tempat pembuatan kartu Inafis (David/ detikcom)
Jakarta - Polri mengeluarkan Indonesia Automatic Fingerprint Identification System Card, atau yang disebut Inafis Card. Ternyata cukup mudah untuk membuat kartu yang dominan berwarna oranye ini.

Pantauan detikcom di Satpas SIM, Daan Mogot, Jakarta Barat, Jumat (20/4/2012), pos pelayanan Inafis. Pos ini berada di dekat pintu utama Satpas SIM dengan warna dominan oranye berukuran 3 x 8 meter. Di dalamnya, pos ini memiliki loket, loket pendaftaran/pengambilan kartu dan loket pembayaran.

Pertama, pemohon mengambil formulir di loket pendaftaran dengan menyiapkan fotocopy KTP. Petugas akan menempelkan KTP pemohon di lembar formulir dan diserahkan ke pemohon untuk diisi.

Kedua, pemohon mengembalikan formulir di loket pembayaran dan membayar administrasi sebesar Rp 35.000 melalui rekening Inafis. Namun, saat ini pembayaran masih gratis dan pengisian slip pembayaran hanya simbolisasi.

Ketiga, pemohon mengembalikan slip pembayaran ke loket pembayaran dan salinan slip akan ditempel ke formulir pemohon. Setelah itu, pemohon mengembalikan formulir tersebut ke loket pendaftaran dan menunggu panggilan.

Keempat, pemohon yang dipanggil akan bertemu operator untuk diambil fotonya dan setiap sidik jari tangan pemohon. Selain itu, operator akan memperhatikan struktur wajah pemohon seperti hidung, mata, dan rambut untuk diisi ke dalam salah satu kolom data base Inafis. Pos pelayanan Inafis Card di Satpas SIM ini sendiri memiliki lebih dari 8 operator.

Kelima, usai dengan operator pemohon akan diminta menunggu di ruang tunggu. Tidak lebih dari 10 menit, Inafis Card pemohon sudah jadi dan dapat diambil di loket pendaftaran melalui nama pemohon yang tercantum di kaca loket pendaftaran.

Ternyata proses mengurus Inafis Card ini hanya memakan waktu 30 menit, karena tidak tampak antrian pemohon yang terlalu mencolok.

Memang saat ini kartu Inafis masih gratis dengan pusat pelayanan sementara di Satpas SIM Daan Mogot, Mapolres Jakarta Selatan, dan Mapolsek Kemayoran. Untuk di Satpas SIM sendiri, hari ini sudah ada sekitar 120 kartu yang dikeluarkan.

"Kemarin kita mengeluarkan 50 kartu, hari ini mungkin 100 kartu lebih ya," ujar salah satu operator Inafis saat melayani reporter detikcom yang turut membuat Inafis Card.

Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(vid/gah)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%