detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Minggu, 20/04/2014 03:20 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Jumat, 20/04/2012 09:20 WIB

Cabuli Bocah, Pria Berumur 48 Tahun Dipenjara di Singapura

Novi Christiastuti Adiputri - detikNews
Ilustrasi
Singapura, - Seorang pelayan kedai kopi di Singapura dijatuhi hukuman 11 bulan penjara oleh pengadilan. Pria berusia 48 tahun ini mencabuli seorang anak perempuan berusia 7 tahun yang tengah asik bersepeda.

Seperti dilansir oleh Channel News Asia, Jumat (20/4/2012), pria yang tidak disebutkan identitasnya tersebut datang mendekati seorang gadis kecil yang tengah asik bersepeda. Saat kejadian, bocah ini hanya memakai pakaian dalamnya.

Pria itu lantas menarik dan menciumi pergelangan tangan gadis kecil tersebut. Kemudian dia menarik celana dalam anak tersebut.

Pasca insiden tersebut, si bocah langsung memberitahu neneknya di rumah. Keluarga gadis kecil tersebut kemudian melapor ke polisi dan si pria tersebut akhirnya ditangkap.

Saat proses persidangan berjalan, terungkap bahwa si pria sudah pernah terjerat hukum dalam kasus serupa pada tahun 2008 silam. Saat itu, dia dihukum 10 bulan penjara oleh pengadilan.

Karena mengulangi perbuatan yang sama, pria ini sebenarnya terancam hukuman yang lebih berat. Jika perbuatan yang sama kembali terulang lagi di masa depan, dia terancam hukuman maksimum 5 tahun penjara, hukuman denda dan hukuman cambuk.


Seorang Balita Tercebur Ke Dalam Kuali Panas. Saksikan selengkapnya di "Reportase Pagi" pukul 04.30 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(nvc/ita)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%