detikcom
Jumat, 20/04/2012 00:41 WIB

Pencopotan Kapolres Jakut & Kapolsek Pademangan Bagian Dari Evaluasi

Rivki - detikNews
Foto: detikcom
Jakarta - Pasca kericuhan aksi geng motor di Jakarta Utara, Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Untung S Rajab mencopot Kapolsek Pademangan dan Kapolres Jakarta Utara. Ia mengatakan pencopotan itu karena hasil evaluasi.

"Itu hasil evaluasi yang diproses bagian pengawasan," kata Untung usai acara silaturahmi TNI-Polri, di Hotel Sahid, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta, Kamis (19/4/2012).

Keduanya diberikan sanksi administrasi terkait pencopotan itu. Menurutnya sanksi itu bisa untuk memperbaiki nilai evaluasi mereka.

"Kita evaluasi dan kita perbaiki," tegas Untung secara singkat.

Untung, tidak membeberkan secara rinci terkait pencopotan dua pejabat kepolisian tersebut. Ia hanya menegaskan bahwa, itu adalah bagian dari evaluasi.

Diketahui, Dua 2 pejabat kepolisian yang dicopot adalah Kapolres Jakarta Utara Kombes Pol Andap Budi Revianto dan Kapolsek Pademangan Kompol Ahmad David dicopot dari jabatannya. Andap digantikan Kombes Pol M Iqbal, sedang Ahmad David diganti Kompol Susatyo Purnomo.

Namun Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto membantah pencopotan terkait kasus geng motor. "Ini hanya tour of duty saja," ujar Rikwanto saat dikonfirmasi, Kamis (19/4/2012) sore.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.30 WIB

(rvk/van)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Kebijakan Ahok Larang Pemotor Masuk HI Digugat

Kebijakan Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok yang melarang kawasan HI hingga Medan Merdeka Barat akan digugat. Kebijakan itu dinilai diskriminatif. Bagaimana menurut Anda? Bila Anda setuju kebijakan itu digugat pilih Pro. Bila tidak setuju kebijakan itu digugat pilih Kontra.
Pro
54%
Kontra
46%