detikcom
Kamis, 19/04/2012 17:21 WIB

Dikunjungi Hidayat, Din Arahkan Warga Muhammadiyah Pilih Cagub DKI Terbaik

Muhamad Arif - detikNews
Jakarta - Pasangan kandidat cagub-cawagub DKI Jakarta terus bergerilya menggalang dukungan moral kepada sejumlah-tokoh nasional. Salah seorang tokoh nasional yang menjadi sasaran kunjungan para kandidat adalah Ketua PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin.

Kepada pasangan Hidayat Nurwahid-Didik J Rachbini yang mengunjunginya siang tadi, Din menyatakan Muhammadiyah tidak mendukung salah satu pasangan tertentu meski dirinya mengenal baik sosok Hidayat Nurwahid.

"Bagi saya ini merupakan sesuatu yang baik sehingga mereka bisa menjelaskan visi misi dan program mereka. Jadi warga masyarakat tidak memilih kucing dalam karung. Saya pribadi sudah kenal baik dengan pasangan ini. Orangtuanya (Hidayat) kan pengurus Muhammadiyah," ujar Ketua PP Muhammadiyah Din Syamsuddin.

Hal itu dikatakan Din usai menerima kunjungan pasangan yang diusung PKS, Hidayat-Didik, di gedung PP Muhammadiyah, Jalan Menteng Raya, Jakarta Pusat, Kamis (19/4/2012).

Din mengatakan kunjungan tersebut sebatas silaturahmi biasa para kandidat cagub dan cawagub DKI Jakarta. Hampir semua pasangan yang menemuinya, kata Din, menyatakan keinginan untuk bersilaturahmi dengan PP Muhammadiyah.

"Kemarin pasangan Alex-Nono. Hari ini Hidayat-Didik. Besok, Foke-Nachrowi, dan setelah itu ada Jokowi-Ahok dan Hendardji-Reza," tutur Din.

Namun Din menegaskan Muhammadiyah secara institusi tidak menyatakan dukungan kepada salah satu pasangan tertentu. Menurutnya, warga Muhammadiyah sudah cukup cerdas dalam menentukan pilihannya yang terbaik dalam pilkada DKI Jakarta.

"Terserah warga, itu adalah hak individual. Saya yakin warga Muhammadiyah cukup cerdas dalam memilih. Saya hanya punya kewajiban sebagai Ketua PP Muhammadiyah untuk memberikan arahan. Gunakanlah hak pilih-sebaik-baiknya secara bertanggung jawab, pilih yang terbaik dari yang baik, jangan terjebak iming-iming uang, pilih orang yang punya tekad kerja sungguh-sungguh berjuang, memiliki moral yang baik, yang penting berkomitmen kerakyatan. Jadi perlu pemimpin yang merakyat," pesan Din.



Praktek penimbunan BBM melibatkan oknum aparat keamanan. Seperti apa modusnya? Tonton "Reportase Investigasi", Minggu, 26 Mei 2013, pukul 16.45, hanya di TRANSTV

(rmd/nrl)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    54%
    Kontra
    46%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    • Rp .000
    • Rp .000