detikcom
Kamis, 19/04/2012 12:41 WIB

Kasusnya Mandeg, Korban Percaloan Oknum Anggota DPRD Jateng Protes

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Angling Adhitya P/detikcom
Semarang - Belasan korban penipuan calo penerimaan CPNS yang tergabung dalam Perhimpunan Rakyat Untuk Reformasi Sosial (PROGRESS) Jawa Tengah membakar foto anggota DPRD Jateng dari Fraksi PKB, Mustofa, tersangka dalam kasus tersebut. Mereka menuntut kasusnya dituntaskan.

Di sela aksi, massa berbaring di depan gedung DPRD Jateng, Jalan Pahlawan Semarang, Kamis (19/4/2012).

Salah satu peserta aksi, Bambang mengatakan, dia dan korban lainnya tertipu hingga ratusan juta rupiah dalam penerimaan CPNS di lingkungan DPRD Jateng pada tahun 2010. Awal Januari 2011 lalu, para korban sempat melapor ke Mapolda Jateng, lalu ditindaklanjuti dengan menerbitkan Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP). Mustofa pun ditetapkan sebagai tersangka.

"Kenapa kasusnya seperti jalan ditempat?" katanya.

Massa tersebut mendesak pihak Badan Kehormatan (BK) agar segera memberi sanksi pemecatan kepada Mustofa.

"Kami minta agar Badan Kehormatan DPRD Jateng agar pro aktif dengan menerbitkan rekomendasi dan sanksi pemecatan bagi Mustofa," kata Bambang

Sebelumnya, massasempat mendatangi kejati Jateng yang terletak di sebarang kantor DPRD Jateng. Mereka ditemui Asisten Pidana Umum (Aspidum) Kejati Jateng, Sadiman. Massa mendesak pihak kejati agar menangkap yang bersangkutan.

"Kami tidak bisa bergerak lebih cepat lagi karena kasus itu ditangani Polda Jateng. Belum ada berkas yang dilimpahkan ke kejati. Jadi silakan bertanya kepada penyidik," kata Sadiman.

Kasus ini terungkap ketika salah satu pendaftar CPNS, Ali Mofit Wibowo, melaporkan kasus yang menimpanya ke Polda Jateng awal Januari 2011. Selain Ali, puluhan orang lainnya juga menjadi korban.


Empat pekerja tewas saat membersihkan bak air di Ancol. Saksikan Informasi Selengkapnya di "Reportase Pagi", pukul 04.26 - 05.25 WIB, hanya di TRANS TV

(alg/try)





Sponsored Link
Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Jokowi Lebih Dahsyat Nyapres di 2019

Dalam berbagai survei, nama Gubernur DKI Jokowi menempati posisi teratas capres potensial 2014. Suara-suara yang menginginkan Jokowi maju menjadi Capres di Pilpres 2014 juga cukup kencang. Tetapi menurut peneliti politik senior LIPI, Siti Zuhro, Jokowi akan lebih kuat jika berkompetisi di Pilpres 2019. Bila Anda setuju dengan Siti Zuhro, pilih Pro!
Pro
33%
Kontra
67%
MustRead close