detikcom
Kamis, 19/04/2012 09:49 WIB

35 Siswa SMK yang Membajak Bus Mayasari Bhakti di Kalideres Tidak Ditahan

Nala Edwin - detikNews
Jakarta - Polisi tidak menahan 35 siswa SMK yang membajak bus Mayasari Bhakti P 55 trayek UKI-Grogol di Kalideres, Rabu (18/4/) kemarin. Orangtua siswa-siswa ini dipanggil dan para siswa ini hanya diminta untuk membuat pernyataan tidak mengulangi perbuatannya.

"Mereka tidak ditahan, tadi malam orangtua mereka sudah dipanggil ke Polsek," kata Kapolsek Kalideres Kompol Eriyanto kepada detikcom, Kamis (19/4/2012).

Saat ditanya mengapa mereka tak ditahan, Eriyanto mengatakan karena alasan kemanusiaan. "Mereka ini masih anak-anak sekolah," katanya.

Eriyanto mengatakan, pagi ini rencananya guru-guru dari sekolah tempat siswa SMK ini sekolah akan dipanggil. "Guru-guru mereka akan kita panggil hari ini," katanya.

Eriyanto mengatakan, para siswa ini mengaku senjata yang mereka bawa berasal dari seniornya yang sudah lulus sekolah. "Senjata-senjata tajam ini ada di dalam karung dalam bus," katanya.

Sebelumnya, 35 siswa SMK ini diamankan di Polsek Kalideres di Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat, kemarin. Dari para siswa SMK yang diamankan setelah melakukan aksi tawuran itu, disita sejumlah benda tajam seperti celurit dan gear. Para siswa ini membajak bus di Grogol. Bus yang seharusnya menuju Grogol dipaksa untuk terus melaju hingga Kalideres.


Simak Rangkuman Beragam Peristiwa Penting dan Menarik sepanjang hari ini di "Reportase Malam", pukul 01.00 WIB Hanya di TransTV

(nal/nrl)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    56%
    Kontra
    44%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    • Rp .000
    • Rp .000