Rabu, 18/04/2012 17:31 WIB

Pilkada DKI Menjadi Ajang Uji Coba untuk 2014

Prins David Saut - detikNews
Jakarta - Pilkada DKI memiliki magnet tersendiri bagi dunia politik Indonesia. Pilkada DKI merupakan ajang uji coba guna menghadapi pertarungan di 2014.

"Kalau kita lihat pilkada DKI ini Pilpres mini, artinya pemilu sela, karena melibatkan institusi partai, tokoh, dan media publik. Sehingga banyak eksperimen yang juga dilakukan oleh tokoh dan partai politik," kata Ketua Litbang Partai Golkar Indra J Piliang usai diskusi survei pemilih Jakarta di Wisma Kodel, Jl Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Rabu (18/4/2012).

Indra melanjurkan, strategi dan metode pun diadu karena Jakarta mempertaruhkan gengsi. "Artinya bagaimana metode bisa menang, karena kita tahu masyarakat pemilih Jakarta lebih rasional dibandingkan pemilih daerah lain," terang Indra.

Senada dengan Indra, politisi PAN Bima Arya pun menyatakan, Pilkada DKI menjadi penting karena ibukota memiliki pemilih yang cerdas.

"Komposisi kelas menengah yang tinggi, komposisi etnis yang berimbang. Pertarungan Jakarta menarik karena masih ada incumbent," tuturnya.

Pertanyaannya, lanjut Bima, seberapa besar tingkat elektabilitas dari incumbent ini. Karena di survei ini saya melihat elektabilitas incumbent saja tanpa kandidat yang lain.

"Kalau kita mau lihat kelas menengah ya lihat di sosial media saja. Di antara kandidat lain siapa yang mampu melakukan itu, dan belum tentu di kalangan menengah ke bawah banjir dan macet itu isu utama. Saya temukan juga mungkin bagi kelas menengah isunya macet tapi lain lagi menengah ke bawah mungkin isunya pangan dan kesejahteraan," jelas Bima.


(vid/ndr)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    77%
    Kontra
    23%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel