detikcom
Rabu, 18/04/2012 14:22 WIB

'Wanita Emas' Jalani Pemeriksaan Kasus Penipuan di Polda Metro Jaya

Rivki - detikNews
Jakarta - Hasnaeni yang dikenal dengan nama kampanye 'Wanita Emas' mendatangi Mapolda Metro Jaya terkait kasus dugaan penipuan dan penggelapan yang menimpa dirinya. Menggunakan baju terusan berwarna biru, Hasnaeni membawa segepok bukti.

"Saya penuhi panggilan dan serahkan bukti-bukti. Bukti-buktinya ya seperti perjanjian kesepakatan bersama partai koalisi saat deklarasi, bukti penggelapan, dan bukti adanya dukungan Alex-Nono ke KPU," ungkap Hasnaeni, saat ditanya wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (18/4/2012). Hasnaeni tiba sekitar pukul 12.00 WIB.

Selain menyerahkan barang bukti, Hasneni mengaku akan mengajukan saksi yakni Didi Supriyanto, Sekretaris Jenderal Partai PDP. Didik berperan mengenalkan Hasnaeni ke 25 partai pendukungnya.

"Selain itu saya juga akan melampirkan beberapa dokumen barang bukti dan melaporkan pelaku yang merugikan saya. Yaitu, Ketua Koalisi Bambang, Sekretaris Jenderal Koalisi Chandra Halim, dan Humas Koalisi Syarif," ucapnya.

Hasnaeni akan menyertakan pasal 372 KUHP tentang penggelapan, dan pasal 378 KUHP tentang penipuan. Ia mengaku dirugikan dengan jumlah ratusan juta rupiah.

"Saya sudah keluarkan uang ratusan juta rupiah kepada parpol koalisinya namun uang itu tidak dipakai untuk mendukung saya. Malahan yang saya tahu dukungannya dialihkan ke Alex- Nono dan ada juga ke Fauzi Bowo- Nachrowi," tutur Hasnaeni.

Laporan ke Mabes Polri sudah dilakukannya pada lalu sampai akhirnya dilimpahkan ke Polda Metro Jaya. Kasus itu awalnya, dilaporkan Hasnaeni ke Bareskrim Mabes Polri pada Jumat (23/3/2012), namun akhirnya dilimpahkan ke Ditreskrimum Polda Metro Jaya.


Hanya Gara-gara Menyimpan Foto Pacar, Siswi SMK Tidak Diluluskan Pihak Sekolah. Simak Selengkapnya di "Reportase Pagi Akhir Pekan", pukul 04.30 - 05.30 WIB Hanya di TransTV

(rvk/ndr)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    56%
    Kontra
    44%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    • Rp .000
    • Rp .000