detikcom
Rabu, 18/04/2012 12:31 WIB

Pemerintah 'Cerewet' Minta Tambahan Kuota Jamaah Haji 30 Ribu

Luhur Hertanto - detikNews
Rois Jajeli/detikcom
Jakarta - Pemerintah kembali mengupayakan penambahan kuota jumlah calon jamaah haji untuk musim haji 2012. Tergetnya adalah mendapatkan tambahan sebanyak 30 ribu dari 211 ribu orang yang telah ditetapkan oleh pemerintah Arab Saudi untuk Indonesia.

"Tahun lalu kita dapat tambahan 10 ribu, jadi yang berangkat 221 ribu. Sekarang kita usahakan 30 ribu, nanti dikasihnya berapa itu terserah," ujar Menag Suryadharma Ali, di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (18/4/2012).

Menag menjelaskan, bukan perkara mudah memperjuangkan kuota dasar jumlah calon jamaah haji yang bisa diberangkatkan. Keputusan akhir berada di tangan pemerintah Saudi Arabia merujuk hasil kesepakatan sidang konvensi negara-negara Islam.

Pemerintah RI selalu mengusahakan penambahan jumlah kuota meski ada saja calon jamaah haji yang terpaksa harus antri bertahun-tahun untuk bisa diberangkatkan. Tapi kuota dasar sebanyak 211 ribu orang merupakan hasil kerja yang luar biasa dan tiap tahun selalu ada penambahan dalam jumlah signifikan.

"Jadi ada aturannya, jangan dibilang pemerintah membiarkan antrean terlalu panjang. Pemerintah sudah sangat cerewet kepada Arab Saudi supaya memberi kuota lebih banyak," tegas Menag. Sekadar diketahui, saat ini antrean haji mencapai 1 juta lebih. Butuh waktu antre 3-7 tahun untuk naik haji.


Ikuti berbagai peristiwa hangat yang terjadi hari ini di "Reportase Sore", Pukul 16.30 WIB, Hanya di TRANS TV

(lh/nrl)





Sponsored Link
Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Jokowi Lebih Dahsyat Nyapres di 2019

Dalam berbagai survei, nama Gubernur DKI Jokowi menempati posisi teratas capres potensial 2014. Suara-suara yang menginginkan Jokowi maju menjadi Capres di Pilpres 2014 juga cukup kencang. Tetapi menurut peneliti politik senior LIPI, Siti Zuhro, Jokowi akan lebih kuat jika berkompetisi di Pilpres 2019. Bila Anda setuju dengan Siti Zuhro, pilih Pro!
Pro
34%
Kontra
66%