detikcom
Rabu, 18/04/2012 12:21 WIB

Kepmen Dicabut, PKS Cabut Interpelasi Dahlan Iskan

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Jakarta - Menteri BUMN, Dahlan Iskan, mencabut Keputusan Menteri nomor 236 yang menjadi polemik di DPR. Salah satu pengusung interpelasi, FPKS pun langsung mencabut dukungannya.

"Interpelasinya sudah tidak ada esensi. Kepmen 236 sudah dicabut, jadi tidak ada lagi pendelegasian wewenang dari Menteri BUMN ke jajarannya," kata inisiator interpelasi Dahlan Iskan dari FPKS, Refrizal, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (18/4/2012).

Menurut anggota Komisi VI DPR ini, Dahlan telah mengeluarkan aturan baru. Masing-masing Kepmen nomer 164,165,166 yang dikeluarkan 13 April 2012 lalu.

"Jadi kita undang dulu rapat, kalau Dahlan Iskan bisa menjelaskan ya tidak perlu lagi interpelasi," katanya.

Dia menegaskan interpelasi tidak diarahkan ke perseorangan Dahlan Iskan. Tapi menyangkut kebijakan pemerintah.

"Kita bukan menginterpelasi Dahlan Iskan tapi kewenangan pemerintah yang keliru," tandasnya.


Simak rangkuman aneka berita penting dan menarik sepanjang hari ini di "Reportase Malam" Pukul 0.30 WIB hanya di TransTV

(van/mok)





Sponsored Link
Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Jokowi Lebih Dahsyat Nyapres di 2019

Dalam berbagai survei, nama Gubernur DKI Jokowi menempati posisi teratas capres potensial 2014. Suara-suara yang menginginkan Jokowi maju menjadi Capres di Pilpres 2014 juga cukup kencang. Tetapi menurut peneliti politik senior LIPI, Siti Zuhro, Jokowi akan lebih kuat jika berkompetisi di Pilpres 2019. Bila Anda setuju dengan Siti Zuhro, pilih Pro!
Pro
33%
Kontra
67%
MustRead close