Rabu, 18/04/2012 04:03 WIB

Komisi II DPR RI akan Perjuangkan Ratusan Honorer di OKI Sumsel

Taufik Wijaya - detikNews
Pekanbaru, - Sebanyak 285 tenaga honorer di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, dinilai tidak lulus verifikasi oleh Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Pusat. Menyikapi penilaian tersebut, Komisi II DPR RI berjanji memperjuangkan nasib para tenaga honorer yang sebagiannya berprofesi sebagai guru dan perawat tersebut.

Hal itu disampaikan Wakil Komisi II DPR RI Ganjar Pranomo saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten OKI, di ruang rapat Bende Seguguk I, Kayuagung, yang diterima Bupati OKI Ishak Mekki dan Ketua DPRD OKI Muhammad Yusuf M, Selasa (17/04/2012).

“Kalau memang menurut Pemerintah Kabupaten OKI mereka itu layak lulus, maka kami Komisi II DPR RI akan memperjuangkannya hingga ke BKN,” kata Ganjar .

Dijelaskan Ganjar, di seluruh Indonesia saat ini ada 150 ribu tenaga honorer kategori I (K1). Dan sekitar 15 ribuan yang mengadu ke Komisi II untuk diperjuangkan atau diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

“Dari total 15 ribuan, alhamdulillah sekitar 7 ribuan sudah diangkat. Mudah-mudahan sisanya dapat diangkat juga nantinya,” tutur Ganjar.

Sementara Ishak Mekki mengatakan tahun ini Pemkab OKI mengajukan sebanyak 345 tenaga honorer kategori I ke BKN untuk diverifikasi. Namun dari jumlah itu hanya 60 orang yang dinyatakan lulus verifikasi,sehingga pihaknya memerintahkan Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) OKI untuk mempertanyakan ke pusat.

“Kepala BKD bersama 35 orang perwakilan telah berangkat ke BKN pusat, Senin (16/04/2012) lalu. Alhamdulillah pihak BKN memberikan sinyalyang baik untuk tenaga honorer OKI,” jelasnya.


Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(rmd/rmd)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Tak Perlu Arak-arakan Pesta Rakyat Saat Pelantikan Jokowi

Relawan Jokowi-JK akan menggelar pesta rakyat saat pelantikan presiden dan wapres pada 20 Oktober 2014 nanti dimulai dari Semanggi dan berakhir di Monas. Kapolri Jenderal Sutarman menyarankan tidak perlu ada acara arak-arakan seperti itu. "Saya sarankan tidak perlu arak-arakan, saya kira tidak perlu. Mungkin kalau bersyukur, bersyukur berdoa saja, enggak perlu arak-arakan," kata Kapolri. Bila Anda setuju dengan Kapolri, pilih Pro!
Pro
37%
Kontra
63%