detikcom
Selasa, 17/04/2012 10:14 WIB

KPK Imbau Siswa: Jadilah Orang Jujur & Hebat dengan Tidak Nyontek

Indra Subagja - detikNews
Jakarta - KPK ikut bicara soal ujian nasional (UN) yang tengah dilakoni siswa SMA. UN menjadi ajang generasi muda melatih kejujuran. Jujur dengan tidak mencontek saat mengerjakan UN, menjadi modal awal generasi muda memerangi korupsi.

"Nyontek itu bukan saja perilaku tidak baik tetapi juga tidak hebat. Kalau mau jadi orang baik dan hebat sekarang dan mendatang mulailah dengan tidak nyontek dan jadilah orang jujur karena berani jujur tanda kita hebat," jelas Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto saat berbincang dengan detikcom, Selasa (17/4/2012).

Menurut Bambang, penting bagi seorang pelajar untuk berlaku jujur dan amanah saat mengerjakan ujian. Jalan pintas mencontek agar cepat lulus bukan cara yang baik.

"Orang jujur akan amanah dalam menjalankan wewenang dan tanggung jawabnya agar bangsa menjadi hebat dan sejahterakan rakyatnya. Jadi tidak nyontek menjadi prasyarat agar pelajar, kita, dan bangsa ini menjadi hebat," terangnya.

UN tingkat SMA digelar serempak di Indonesia pada 16-20 April diikuti 2,5 juta siswa. Imbauan soal bersih dari contek mencontek dan berlaku jujur pun sebelumnya sudah dilakukan beberapa kelompok pelajar di Indonesia.


Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(ndr/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
43%
Kontra
57%