Senin, 23/04/2012 14:50 WIB

Aksi Heroik Berbalas Petaka

Deden Gunawan - detikNews
Halaman 1 dari 4
Jakarta - Udara dinihari begitu dingin Sabtu, 31 Maret 2012 itu. Jarum jam baru menunjukan pukul 03.20 WIB. Tapi Arifin Siri, staf khusus Panglima Koarmabar, tidak mempedulikannya.

Menjelang subuh, pria berpangkat Kelasi Satu itu keluar kosan untuk mengambil sepatu futsal di KRI Sultan Thaha Syaifudin-376. Ia berencana main futsal bersama teman-temanya Minggu pagi, 1 April 2012.

Saat itu Arifin pergi menuju kapal bersama teman satu litingnya Kelasi Satu Albert Tabra, yang bertugas di kapal perang yang bersandar di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. "Sebelumnya Arifin juga bertugas di kapal itu. Tapi sekarang dia ditarik menjadi staf khusus Koarmabar," terang Kepala Dinas Penerangan TNI AL Laksamana Pertama TNI Untung Surapati kepada majalah detik.

Keduanya berangkat dari kos Arifin, di Jalan Kepu, Senen, Jakarta Pusat, dengan naik motor Suzuki Satria FU. Tapi saat melintas di lapangan sepakbola di Jalan Benyamin Sueb, Pademangan, Jakarta Utara, Arifin menghentikan motornya.

Ia melihat sebuah truk trailler berhenti dan sopirnya dipukuli sekelompok orang yang diduga anggota geng motor. Arifin dan Albert berusaha melerai. Tapi tindakan heroik itu justru berbalas petaka. Ia langsung dikeroyok anak geng motor itu.

Karena pertarungan dirasa tidak seimbang, Albert melarikan diri. Naas, Arifin tidak bisa lolos dari pengeroyokan. Tubuhnya jadi sasaran pemukulan, baik dengan tangan kosong, balok, maupun botol bir. Tidak hanya itu, salah seorang pengeroyok juga ada yang menusuk tubuh Arifin dengan sebilah sangkur. Aksi pengeroyokan itu baru berhenti ketika Arifin tergeletak tidak berdaya di jalanan.

Adapun Albert yang lolos dari aksi pengeroyokan langsung ke Pomal Lantamal III, Tanjung Priok, untuk melapor kejadian tragis itu. Tak lama berselang Albert yang ditemani petugas Jaga Pomal Lantamal III berangkat ke lokasi kejadian. Tapi lokasi sudah sepi. Arifin pun tidak terlihat. Begitu juga dengan motor Satria yang dikendarai Arifin. Yang ada hanya bercak darah yang tercecer di atas aspal. Next

Halaman 1 2 3 4

Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(iy/iy)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Laporan Khusus Terbaru Indeks Laporan Khusus ยป
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
67%
Kontra
33%