detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Sabtu, 19/04/2014 19:36 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Selasa, 17/04/2012 06:09 WIB

Wah! Budaya Madagaskar Bersumber dari Indonesia

Muhammad Iqbal - detikNews
Masyarakat Madagaskar (Reuters)
Jakarta - Keanekaragaman budaya Indonesia ternyata tidak hanya dikenal di seluruh negara, tetapi budaya Indonesia berkontribusi bagi perkembangan budaya negara lain. Salah satunya adalah kebudayaan di Pulau Madagaskar yang terletak di Samudera Hindia.

Prof. Herawati Sudoyo, peneliti di Eijkman Institute for Molecular Biology, mengungkapkan fakta bahwa budaya asal yang dimiliki penduduk Madagaskar adalah budaya bangsa Indonesia.

"Pulau Madagaskar dihuni 1.200 tahun yang lalu oleh sekelompok kecil perempuan Indonesia. Saat itu sekitar 28 wanita Indonesia melakukan perjalanan ke Pulau Madagaskar. Mereka tinggal dan membangun budaya di sana," ujar Herawati Sudoyo, di kantornya, Jl. Dipenogoro 69 Jakarta, Senin (16/4/2012).

Ia menuturkan, terdapat banyak budaya asal Indonesia yang dikembangkan sebagai budaya asal Madagaskar. Diantaranya adalah, teknik bercocok tanam padi, pisang, dan umbi-umbian, serta teknik memproses besi. Wujud budaya lainnya yaitu instrumen musik seperti gamelan, dan adanya kapal bercadik.

"Kontribusi budaya yang dibawa oleh sekelompok kecil perempuan Indonesia, masih berlangsung dan mendominasi bangsa Madagaskar sampai detik ini," tuturnya.

Prof. Herawati beserta tiga orang peneliti lain asal New Zealand, Arizona, dan Perancis telah melakukan penelitian sejak tahun 2005 untuk menjawab misteri nenek moyang penduduk Madagaskar. Hasil yang diperoleh cukup mengejutkan, nenek moyang asli penduduk Madagaskar adalah perempuan asal Indonesia yang berlayar ke Madagaskar 1.200 tahun silam.

"Penelitian yang kita lakukan adalah melalui pencocokan DNA, yaitu 2.745 DNA penduduk Indonesia dengan 266 penduduk asal Madagaskar. Walau hasilnya sudah diperoleh, tapi baru DNA yang wanitanya, kami harus juga melakukan pencocokan DNA pada pria Indonesia dan Madagaskar," ungkapnya.



Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(gah/mpr)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
81%
Kontra
19%