Senin, 16/04/2012 18:56 WIB
Pelaku Illegal Logging Sandera 2 Petugas Restorasi Hutan Jambi
"Dua petugas restorasi ini merupakan petugas di kawasan Hutan Harapan eks HPH. Restorasi ini merupakan keputusan dari Menhut untuk menyelamatkan kawasan hutan yang tersisa. Tapi saat melakukan tugas, mereka justru ditangkap dan disandera massa yang selama ini dengan bebas merambah kawasan hutan," demikian disampaikan, Head of Public Affair, Hutan Harapan, Surya Kusuma kepada detikcom, Senin (16/4/2012).
Surya menjelaskan, penyanderaan berlangsung di kawasan Hutan Harapan, Batanghari, Jambi, Minggu (15/4/2012). Sekitar 200 orang kelompok penjarah hutan bersenjata tajam yang mengatasnamakan organisasi Serikat Petani Indonesia (SPI) mendatangi pos jaga dan menyandera dua orang petugas Perlindungan Hutan (Linhut) Hutan Harapan, Nur Isroni dan Febrian.
"Turut dibawa bersama mereka seorang petugas polisi bernama Andi Anggara. Keduanya baru dibebaskan sekitar pukul 12.30 WIB hari ini. Sementara 2 orang staf lainnya yang bernama Bontar dan Supriyadi, yang hilang dalam hutan saat menghindari penyerbuan massa juga berhasil ditemukan," kata Surya
Masih menurut Surya, penyanderaan kepada petugas restorasi hutan ini, merupakan imbas dari tertangkapnya 6 orang anggota SPI. Mereka tertangkap tangan Polhut Jambi saat melakukan ilegal logging. Sehingga sasaran massa adalah petugas restorasi yang ada di dalam kawasan hutan tersebut. Hanya saja belakangan Polhut Jambi membebaskan 6 pelaku ilegal logging tersebut.
"Saat ini, petugas kita memang sudah dibebaskan. Namun mereka mengancam akan membawa massa lebih besar ke kantor pengelola Hutan Harapan, Restorasi Ekosistem Indonesia (REKI), pada Rabu pekan ini. Ancaman untuk bertindak anarki ini salah alamat, karena seharusnya protes mereka ditujukan ke Dinas Kehutanan Provinsi Jambi, bukan justru meneror pengelola Hutan Harapan yang tidak punya kewenangan untuk menangkap penjarah hutan," kata Surya.
Sementara itu, Yusup Cahyadin, Direktur Operasional pengelola Hutan Harapan, tetap menyesalkan pelepasan ke-6 orang yang ditahan oleh Dinas Kehutanan Provinsi Jambi, tersebut. Apalagi, pelepasan mereka tidak dikaitkan dengan pembebasan 2 orang staf Hutan Harapan yang disandera massa SPI di dalam hutan.
Sekadar diketahui, Hutan Harapan adalah eks kawasan pengusahaan Hutan Produksi yang kini sudah dialihkan kepada Restorasi Ekosistem Indonesia (REKI) untuk dikelola dan dipulihkan kembali ekosistemnya.
Izin pengelolaan Hutan Harapan ini berdasarkan SK Menhut No 293/Menhut-II/2007:28 Agustus 2007 mengenai IUPHHK Restorasi Ekosistem Hutan seluas 52.170 ha di Provinsi Sumatera Selatan. SK Menhut No 327/Menhut-II/2010 25 Mei 2010 mengenai IUPHHK Restorasi Ekosistem Hutan seluas 46.385 ha di Provinsi Jambi.
(cha/try)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Polri Tugasnya untuk Kemanusiaan, Bukan Berbisnis!
651 share this. -
Wanita Muda di Semarang Ditemukan Tewas dengan Luka di Tubuhnya
498 share this. -
Korea Utara Kembali Uji Rudal Jarak Pendek Keempatnya
350 share this. -
Korban Runtuhan Tambang Freeport di Papua Bertambah Jadi 8
292 share this. -
Pencopet Tewas Tertabrak Busway usai Beraksi di Bogota
272 share this.
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru
Indeks Berita ยป
-
Senin, 20/05/2013 13:12 WIB
Rombongan DPR Kunjungi Lokasi Reruntuhan PT Freeport
-
Senin, 20/05/2013 13:11 WIB
Dinonaktifkan Sebagai Wali Kota Medan, Rahudman Tetap Keliling Jumpai Warga
-
Senin, 20/05/2013 13:10 WIB
Sidak di Lapas Sukamiskin
Tidak Ditemukan HP, Tapi Ditemukan Tumpukan SimCard di Sel Agusrin
-
Senin, 20/05/2013 13:09 WIB
Rekap Absensi Anggota DPR, BK Segera Surati Pimpinan Fraksi
-
Senin, 20/05/2013 13:04 WIB
Menkeu dan KSAD Baru Diumumkan Bersamaan
-
Senin, 20/05/2013 11:20 WIB
Waduk Pluit Dikeruk Lagi, Ahok: Itu Mau Buat Limbah Bukan Kafe
-
Senin, 20/05/2013 11:46 WIB
Dokter: Orang Kaya Royal Bayar Ultah, Tapi Masih Pakai Jamkesda
-
Senin, 20/05/2013 12:20 WIB
Kalah Top dari Jokowi, Ical Terus Gencarkan 'Serangan Udara'
-
Senin, 20/05/2013 11:56 WIB
Pelajar Anggota Geng Klewang Menangis Minta Bisa Sekolah Lagi
-
Senin, 20/05/2013 12:48 WIB
Direktur PT SAW Jadi Tersangka dalam Kasus Aiptu Labora
-
Senin, 20/05/2013 12:49 WIB
Penjual Roti Salju di Tambora Ini Pasang Poster Ingin Bertemu Artis
-
Senin, 20/05/2013 12:13 WIB
Korban Longsor Gugat PT Freeport Rp 1,1 Triliun
-
Senin, 20/05/2013 12:41 WIB
16 RS Swasta DKI Mundur dari KJS, Kadinkes: Mereka Tak Disubsidi APBD/N
-
351 Komentar
-
233 Komentar
-
228 Komentar
-
212 Komentar
-
210 Komentar
-
209 Komentar
-
201 Komentar
-
173 Komentar
-
Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
ProKontra
Index »
Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal
Pro
Kontra
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,837.000
- Rp .000
MustRead
close
-
Senin, 20/05/2013 10:54 WIB
Kandidat Capres Mulai 'Serangan Udara' Sampai Blusukan Ala Jokowi
-
Senin, 20/05/2013 10:49 WIB
Bhatoegana: Cari Anggota DPR yang Titip Absen, Itu Kriminal!
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer


.gif)





_5.gif)






Di balik nikmatnya kopi-kopi yang terseduh di kafe, ada seorang pencicip kopi yang menjadi ujung tombak dari cita rasa kopi. Contohnya Yusianto, salah satu pencicip kopi bersertifikat internasional pertama di Indonesia. Lidahnya bisa dibilang 'senjata' untuk mendapatkan kopi dengan cita rasa unggulan.
Dalam Forum Newsmaker Thomson Reuters di Singapura, beberapa waktu lalu, SBY lebih memilih pembangunan yang tak melulu tergantung pada sistem kapitalisme (pasar bebas) atau sosialisme (anti pasar). Jalan ketiga yang menjadi antithesis dari keduanya dianggap SBY lebih pas untuk konteks Indonesia.

